Tekno & Sains
·
17 Oktober 2020 20:48

Puppy eyes: evolusi otot muka pada anjing domestik

Konten ini diproduksi oleh Lampu Edison
Puppy eyes: evolusi otot muka pada anjing domestik (98616)
Sumber gambar : Pixabay
Asal usul anjing domestik termasuk evolusi evolusioner anjing dari serigala, domestikasi, dan pengembangannya menjadi jenis anjing dan ras anjing. Anjing adalah anggota dari genus Canis, yang merupakan bagian dari anjing menyerupai serigala, dan merupakan spesies pertama dan satu-satunya karnivora besar yang didomestikasi.Anjing dan serigala abu-abu yang masih ada adalah takson saudara, karena serigala modern tidak terkait erat dengan populasi serigala yang pertama dijinakkan.Perbedaan genetik antara anjing dan serigala terjadi antara 40.000-20.000 tahun yang lalu, tepat sebelum atau selama Glasial Maksimum Terakhir. Rentang waktu ini merupakan batas waktu atas untuk dimulainya domestikasi karena ini adalah waktu divergensi dan bukan waktu domestikasi, yang terjadi kemudian.Domestikasi hewan dimulai lebih dari 15.000 tahun yang lalu, dimulai dengan serigala abu-abu (Canis lupus) oleh pemburu-pengumpul nomaden. Catatan arkeologis dan analisis genetik menunjukkan sisa-sisa anjing Bonn-Oberkassel terkubur di samping manusia 14.200 tahun yang lalu menjadi anjing pertama yang tidak terbantahkan, dengan sisa-sisa pertikaian yang terjadi 36.000 tahun yang lalu. Tidak sampai 11.000 tahun yang lalu orang-orang yang tinggal di Timur Dekat mengadakan hubungan dengan populasi liar aurochs, babi hutan, domba, dan kambing.Di mana domestikasi anjing berlangsung masih diperdebatkan, dengan usulan yang paling masuk akal mencakup Eropa Barat, Asia Tengah dan Asia Timur. Usulan lebih rumit baru-baru ini dikemukakan bahwa populasi serigala awal terpecah menjadi kelompok Timur dan Barat. Kedua kelompok ini, sebelum pergi punah, didomestikasi secara independen menjadi dua populasi anjing yang berbeda antara 14.000 dan 6.400 tahun yang lalu. Populasi anjing Eurasia Barat secara bertahap dan sebagian digantikan oleh anjing-anjing Asia Timur yang diperkenalkan oleh manusia setidaknya 6.400 tahun yang lalu. Usulan ini juga diperdebatkan.
ADVERTISEMENT
Anjing juga diketahui mengalami beberapa perubahan otot di area muka untuk dapat berkomunikasi dengan manusia. Sebuah penelitian terbaru di University of Portsmouth, Inggris menunjukan trik khusus anjing untuk dapat memikat manusia yaitu dengan memainkan otot area alis matanya. Anne Burrows, ahli anatomi hewan di Duquesne University Pitsburgh, Amerika serikat mengatakan gerakan alis pada anjing ini didorong oleh otot di daerah sekitar mata. Otot muka pada anjing sebenarnya hampir sama persis dengan famili terdekatnya yaitu serigala, namun terdapat otot kecil di bagian alis mata yang hanya terdapat pada anjing yang memungkinkan mereka mengangkat alis yang tidak bisa dilakukan oleh serigala. Gerakan alis mata ini diketahui sangat efektif untuk memikat manusia karena membesarnya mata pada anjing membuat manusia menjadi iba atau simpati. Penelitian ini juga membandingkan kelakuan antara anjing dan serigala ketika bertemu dengan manusia selama 2 menit. Anjing akan memainkan alis matanya ketika manusia melihatnya sedangkan serigala tidak memberikan respon. Gerakan AU101 (Action Unit 101) penting dalam ikatan emosional antara manusia dan anjing yang menciptakan ilusi komunikasi seperti mirip manusia.Gerakan AU101 ini adalah gerakan yang memberi penampilan anjing dengan mata membesar seperti anak kecil dan bisa meniru wajah manusia ketika sedang kelihatan sedih Anne Burrows juga menambahkan bahwa gerakan alis ini adalah hasil dari evolusi dan menemukan otot yang menggerakan alis mata anjing ini adalah serat yang jumlahnya sedikit dan tidak teratur. Otot yang dimiliki anjing ini bernama otot anguli ocilu medialis lebator dan otot anguli oculi medialis retraktor. Ada beberapa jenis anjing yang masih belum memiliki otot tersebut,contohnya jenis siberian huski.
ADVERTISEMENT
Anjing juga dikenal dapat memahami perasaan manusia. Hasil yang diberitakan dalam jurnal Springer Learning & Behavior, mengatakan, detak jantung anjing akan meningkat saat melihat ekspresi marah, takut, dan bahagia. Selain detak jantung yang meningkat, nafsu makan anjing juga menurun. Terukur dari waktu yang dibutuhkan anjing untuk makan lagi. Para ahli percaya, anjing-anjing tersebut mengalami stres saat melihat ekspresi penuh emosi dan membuat mereka kehilangan nafsu makan.Cara anjing memahami emosi dan perasaan manusia adalah dengan melihat ekspresi wajah manusia tersebut. Dalam sebuah eksperimen yang dilakukan, ilmuan asal Italia memperlihatkan beberapa foto wajah manusia yang menggambarkan ekspresi marah, takut, bahagia, terkejut, sedih, jijik, dan wajah datar pada 26 anjing.
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white