Serotonin, Hormon Pemberi Perasaan Senang dan Nyaman

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.
Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perasaan senang dan nyaman sangat diinginkan setiap manusia yang hidup di dunia ini, ketika merasa nyaman dan senang manusia akan lebih produktif dan cenderung bersemangat dalam melakukan suatu hal.
Tidak hanya berdampak positif pada diri mereka sendiri, saat merasakan kenyamanan dan kesenangan dalam diri maka interaksi yang terjadi dengan orang di sekitar mereka juga akan berjalan dengan baik sehingga akan menularkan atau membagi aura positif kepada orang di sekitarnya.
Tapi tahukah kalian ada sebuah hormon pada tubuh manusia yang memicu rasa senang dan nyaman tersebut?
Hormon serotonin adalah suatu neurotransmiter monoamino yang disintesiskan pada neuron-neuron serotonergis dalam sistem saraf pusat dan sel-sel enterokromafin dalam saluran pencernaan. Hormon ini dipercaya sebagai pemberi perasaan nyaman dan senang.
Peran hormon ini sebenarnya sangatlah penting bagi manusia karena berfungsi untuk mengelola suasana hati, termasuk juga untuk mencegah depresi. Selain dari fungsi yang disebutkan sebelumnya serotonin juga memiliki fungsi sebagai perbaikan mood, berperan dalam proses pembekuan darah, membantu sistem fungsi pencernaan, membantu mengatur siklus tidur, berperan dalam kesehatan tulang, dan mengatur keinginan seksual.
Beberapa pakar di dunia masih terus mengkaji tentang penyebab pasti dari kondisi depresi. ketidakseimbangan neurotransmitter atau hormon dalam tubuh adalah penyebab dari kondisi depresi ini, kata salah satu teori. Pertanyaan besar dalam permasalahan ini adalah “Apakah rendahnya serotonin menyebabkan depresi, atau depresi penyebab rendahnya serotonin?” belum ada jawaban pasti tentang pertanyaan tersebut.
Meskipun demikian, terdapat golongan antidepresan yang berkaitan dengan hormon serotonin untuk menangani kondisi depresi. Salah satu golongan obat tersebut adalah selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) seperti fluoxetine, paroxetine, dan sertraline. Berbagai macam obat-obatan ini dapat membantu menjaga kadar serotonin untuk tetap aktif di dalam otak.
Seperti yang kita ketahui di atas bahwa hormon serotonin sangatlah berperan penting untuk kehidupan sehari-hari manusia, dengan mengetahui hal tersebut anda dapat meningkatkan hormon serotonin dengan cara sebagai berikut:
Mengkonsumsi makanan yang bergizi Dari beberapa makanan bergizi yang kita konsumsi sebenarnya sudah mengandung serotonin, namun ada juga beberapa zat lain yang dapat membantu produksi daripada neurotransmitter. Nutrisi tersebut termasuk asam lemak omega-3, vitamin B6, vitamin D, dan tripofan. Contoh dari makanan yang meningkatkan serotonin yaitu: Pisang, Telur, Ikan berlemak sehat, biji-bijian, buncis, kacang tanah, kacang hitam, sayuran hijau, dan makanan hasil fermentasi atau probiotik seperti yogurt dan tahu.
Berolahraga Sering menggerakkan tubuh dan tidak hanya bermalas-malasan di dalam rumah adalah salah satu cara untuk meningkatkan hormon serotonin. Melakukan olahraga yang anda sukai mungkin akan menjadikan solusi yang tepat untuk hal ini, seperti bermain futsal, basket, voli, badminton, jogging dan lain-lain. Lakukan hal-hal ini setidaknya 30 menit per-hari dan 5 kali dalam seminggu.
Mendapat sinar matahari Semakin sedikit anda terkena sinar matahari dapat mengurangi kadar serotonin yang ada di dalam tubuh anda, maka dari itu anda dapat menyisihkan waktu anda sekitar 15 menit di luar rumah agar tubuh anda dapat terkena sinar matahari secara langsung. Mendapat sinar matahari secara langsung juga dapat membantu pembentukan vitamin D yang mana juga berfungsi penting untuk produksi serotonin.
Memanjakan tubuh Memanjakan tubuh anda juga berperan penting dalam proses produksi hormon serotonin dan menurunkan hormon kortisol atau hormon stress. Mendapat layanan pijat saat ini sangat mudah, sudah banyak tempat-tempat yang menyediakan layanan pijat. Atau jika anda sedang berhalangan untuk mengunjungi tempat tersebut sudah banyak juga layanan aplikasi yang menyediakan fitur untuk memasang layanan pijat profesional.
Seperti yang kita ketahui semua yang berlebihan tidak akan berdampak baik, terlalu tingginya kadar serotonin di dalam tubuh disebut dengan sindrom serotonin. Beberapa gejala yang dialami seseorang yang terkena sindrom serotonin yaitu rasa cemas yang berlebihan, gangguan neuromuscular (kaku otot dan tremor), mual, sering muntah, dan mengalami keringat dingin.
