Konten dari Pengguna

Studi: Koala Minum Air dengan Menjilati Pohon

Lampu Edison

Lampu Edison

Edison 9955 kali gagal menemukan lampu pijar yang menyala. Jika ia berhenti di percobaan ke 9956, mungkin sekarang kita tidak akan punya lampu.

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lampu Edison tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Koala atau Phascolarctos cinereus (Sumber: Wikimedia commons)
zoom-in-whitePerbesar
Koala atau Phascolarctos cinereus (Sumber: Wikimedia commons)

Siapa yang tidak gemas melihat tampilan dan tingkah lucu koala. Ya, hewan dengan nama ilmiah Phascolarctos cinereus ini memang terlihat lucu karena memiliki bulu yang tebal dan lembut, telinga yang besar, serta kaki-tangan yang dilengkapi oleh cakar besar dan panjang untuk memanjat. Banyak yang menganggap bahwa Koala adalah hewan yang tidak pernah minum, karena kata "Koala" sendiri berasal dari bahasa Aborigin Australia yang berarti “tidak minum,” namun, benarkah koala tidak minum sama sekali?

Anggapan di atas sebenarnya kurang tepat karena para ilmuwan telah menemukan fakta bahwa koala juga minum air, namun uniknya, mereka meminum air dengan cara menjilat embun yang mengalir di pohon. Temuan ini secara signifikan mengubah pemahaman kita tentang koala.

Awalnya, banyak yang menduga bahwa marsupial khas Australia ini menyerap sebagian besar cairannya dengan mengunyah daun berair di hutan eucalyptus.

Akan tetapi para peneliti dari Universitas Sydney berhasil mematahkan dugaan ini. Mereka telah mendokumentasikan perilaku minum koala di alam bebas untuk pertama kalinya.

Dalam penelitian yang diterbitkan pada jurnal Ecology ini, digambarkan bahwa koala menyeruput air yang mengalir di batang pohon selama hujan.

“Selama ini kami berpikir bahwa koala tidak perlu minum sama sekali karena mereka mendapatkan sebagian besar air yang dibutuhkan dari dedaunan yang mereka makan. Air ini secara tidak sengaja diminum ketika mereka memakan daun yang basah setelah hujan, atau daun yang terkena embun pada permukaannya.” ujar Valentina Mella, ahli etologi dari Universitas Sydney, yang merupakan peneliti utama dalam studi ini.

Fakta bahwa koala menjilati air dari batang pohon telah menjadi jawaban tentang cara koala mendapatkan air di alam bebas.

Dr. Mella memaparkan bahwa perilaku minum dengan menjilati batang pohon seperti ini bergantung pada curah hujan. Koala mungkin akan terkena dampak yang merugikan jika curah hujan rendah karena mereka akan kesulitan dalam mengakses air.

Sebagai hewan arboreal, koala sangat mengandalkan pohon dalam memenuhi semua kebutuhan utamanya, termasuk makanan, tempat berlindung dan beristirahat. Studi terbaru yang dilakukan Dr. Mella dan timnya menunjukkan bahwa pohon juga merupakan sumber air bagi mereka.

Koala terancam punah akibat penyakit klamidia. Foto: Skeeze via PIxabay

Koala liar memakan sekitar 510 gram daun eucalyptus sukulen setiap harinya, dan diyakini bahwa embun di dedaunan yang mereka makan ini, berkontribusi sekitar tiga perempat dari asupan air mereka.

Dalam Studi ini, para peneliti melakukan observasi terhadap 46 ekor koala yang disediakan oleh asosiasi ahli ekologi publik dan independen di You Yangs Regional Park di negara bagian Victoria dan Liverpool Plains di New South Wales antara 2006 hingga 2019. Mereka mengamati bahwa koala meminum air yan disediakan di penangkaran, tetapi perilaku ini dianggap tidak biasa dan merupakan akibat dari penyakit atau stres karena suhu panas yang hebat.

Saat ini Australia mengalami periode kering terpanjang yang pernah tercatat, dengan curah hujan yang rendah dan suhu maksimum. Hal ini telah mendorong koala yang biasanya menghabiskan sebagian besar waktu mereka di puncak pohon, untuk turun dan mencari air.

Namun, pada kondisi cuaca yang normal, koala akan terlihat menjilati pohon, bahkan ketika ada air di dekatnya. Ini membuktikan bahwa menjilat pohon adalah hal yang alamiah bagi koala untuk mendapatkan air.

Ahli ekologi Sydney mengatakan bahwa penelitian ini dapat membantu menentukan di mana dan kapan air dibutuhkan, serta memperkuat betapa pentingnya pohon bagi kelangsungan hidup koala.

“Pengamatan ini mungkin hanya mewakili sebagian kecil dari kebiasaan minum yang terjadi di pohon selama hujan” ujar Dr. Mella. Ia menambahkan bahwa koala adalah hewan noktunal dan pengamatan perilaku mereka jarang dilakukan sehingga ada kemungkinan bahwa sebagian besar perilaku minum koala tidak diperhatikan dengan baik.

Walaupun demikian, temuan terkait perilaku unik koala dalam memenuhi kebutuhan airnya dapat memberikan gambaran pentingnya pohon bagi kehidupan mereka. Oleh karena itu, sudah seharusnya manusia menjaga dan mempertahankan pohon untuk kelangsungan hidup koala dan hewan lainnya.

Sumber : independent.co.uk & The Guardian