kumparan
4 November 2019 17:35

Uniknya Cara Makhluk Hidup Menyimpan Makanan

Bagi Hewan yang hidup di alam liar, mendapatkan makanan adalah hal yang tidak mudah.
ADVERTISEMENT
Untuk mendapat makanan,diperlukan kombinasi indra yang tajam, kekuatan fisik, dan tentunya keberuntungan. Mereka harus mampu mencari sumber atau tempat tersedianya makan dan ketika berhasil menemukannya, tidak jarang dari mereka harus bersaing dalam memperebutkan makanan degan hewan yang lebih besar dan lebih kuat. Demikian juga dengan tumbuhan, habitat yang minim nutrisi tentu memaksa mereka untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Itulah sebabnya beberapa spesies binatang maupun tumbuhan telah mengembangkan strategi unik untuk mencegah kelaparan, yaitu dengan menyimpan persediaan makanan dalam tubuh mereka.
Menurut Tracey Sutton, ahli ekologi kelautan di Nova Southeastern University, Florida, menyimpan makanan adalah sifat yang cukup maju dan merupakan strategi ekologis yang penting bagi hewan yang hidup di lingkungan dengan makanan yang terbatas dan beriklim ekstrim atau yang hidup di laut dalam. Dengan cara unik yang dimiliki, hewan maupun tumbuhan tersebut akan mampu mempertahankan kelangsungan hidup mereka.
ADVERTISEMENT
Berikut adalah beberapa hewan dan tumbuhan yang mempunyai cara unik dalam menyimpan makanan.
Semut Madu (Honeypot Ant)
Semut Madu adalah semut yang hidup di tempat beriklim kering di seluruh dunia, seperti di Australia, Afrika selatan, dan Meksiko. Semut madu mempunyai cara yang sangat unik dalam menyimpan makanan, khususnya selama musim kemarau. Ketika makanan berlimpah, para semut pekerja akan mengisi perut mereka dengan nektar, getah, dan zat manis yang disebut honeydew, yang disekresikan oleh serangga jenis lain. Semut ini akan makan secara terus menerus hingga perut mereka membengkak seperti balon, atau yang disebut plerergate.
Ketika musim kemarau tiba dan persediaan makanan dalam satu koloni berkurang, semut pekerja akan menggantung di langit-langit sarang mereka dan memuntahkan cadangan cairan untuk memberi makan semut lain yang lapar. Dengan kata lain, semut pekerja berperan sebagai bank makanan bagi koloninya
ADVERTISEMENT
Black Swallower
Black swallower (Chiasmodon niger) adalah jenis ikan laut dalam yang terkenal karena kemampuannya dalam menangkap mangsa yang jauh lebih besar. Keunikan lain dari ikan ini adalah caranya menyimpan cadangan makanan. Setelah Black swallower mencerna makanannya, makanan ini kemudian akan disimpan dalam perut yang menggantung ke bawah, menyerupai tas belanjaan.
Black swallower hidup di laut dengan kedalaman mencapai 2,5 mil, dimana makanannya relatif langka. Hal inilah yang mungkin menyebabkan Black swallower makan begitu banyak. Menurut Sutton, di laut yang dalam, populasi hewan laut menjadi semakin sedikit, sehingga ikan ini mempunyai waktu yang cukup untuk mencerna mangsa yang lebih besar tanpa merasa terancam.
Burung Pelikan
Burung pelikan tidak menyimpan ikan dalam kantong besar mereka, tetapi dengan menelan makanannya secara cepat. Kantung mereka sebagian besar penuh dengan air, yang mereka miringkan ke belakang dan dibiarkan mengalir sebelum menelan makanan mereka.
ADVERTISEMENT
Bob Mulvihill, seorang ahli burung di National Aviary, Pittsburgh menyatakan bahwa sebagian besar dari tujuh spesies pelikan, yang ditemukan di seluruh dunia (kecuali Antartika), menangkap ikan dengan berenang dalam satu barisan atau berkelompok dan menggiring mangsanya (ikan) secara bersama-sama. Pelikan akan memukuli sayap mereka di permukaan air untuk menggiring mangsanya hingga ke garis pantai. Saat mencapai garis pantai, pelikan akan mengambil ikan-ikan ini dengan menggunakan parunya.
Pelikan muda mendapatkan makan dengan menempelkan paruh mereka ke tenggorokan orang tua mereka untuk mengambil makanan.
Pola penyimpanan makanan semacam ini tidak dilakukan oleh beberapa spesies pelikan, seperti, pelikan coklat, spesies Amerika Utara yang melakukan dive-bomb, dimana mereka masuk ke dalam air sambil menangkap ikan sebagai mangsanya
ADVERTISEMENT
Pitcher Plant (Tanaman Kantong Semar)
Selain hewan, ada juga tanaman yang mempunyai pola penyimpanan makanan yang unik, yaitu Pitcher Plant atau yang dikenal dengan nama tanaman kantong semar. Kantong semar merupakan tumbuhan karnivora dari Genus Nepenthes yang hidup di kawasan tropis, seperti, Asia Tenggara dan ujung utara Australia. Kantong semar memiliki daun berbentuk kendi yang berfungsi untuk menjebak serangga, salamander, dan bahkan mamalia kecil.
Beberapa spesies kantong semar memiliki warna belang-belang yang menyerupai daging busuk. Tampilannya ini yang akan memikat mangsa untuk masuk ke dalam kendi. Disamping itu, sisi kendi yang licin dan bagian bibir yang menonjol semakin menyulitkan mangsanya untuk keluar.
Di bagian bawah kendi terdapat cairan pencernaan untuk mencerna dan menguraikan makanannya. Pola penyimpanan makanan semacam ini, memungkinkan kantong semar tumbuh subur di daerah yang miskin nutrisi.
Pelikan_Walvis_Bay.jpg
Gambar : Burung Pelikan. Sumber : Wikipedia
ADVERTISEMENT
Sumber :
https://www.nationalgeographic.com/animals/2019/10/animals-carry-own-food-deep-sea-fish/
https://www.nationalgeographic.com/animals/birds/group/pelicans/
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan