17 Universitas dari Luar Negeri Ikuti Kegiatan Sun Education Expo di Lampung
ยทwaktu baca 3 menit

Lampung Geh, Bandar Lampung - Sebanyak 17 institusi dari universitas di luar negeri ikut berpartisipasi dalam kegiatan pameran Sun International Education Expo 2023 di Bandar Lampung.
Kegiatan ini digelar oleh SUN Education Group yang merupakan konsultan Pendidikan Internasional di Indonesia. Pameran pendidikan ini digelar di Hotel Sheraton, pada Minggu (13/8).
Branch Director SUN Education Group, Winson Kurniawan Toyib mengatakan, pameran pendidikan Internasional ini selain terdapat 17 universitas dari luar negeri, juga diikuti dari perwakilan 200 negara.
"Kegiatan ini dihadiri 17 institusi dari universitas di luar negeri dan juga perwakilan dari 200 negara," kata Branch Director SUN Education Group Winson Kurniawan Toyib saat diwawancarai, Minggu (13/8).
Menurutnya, pameran pendidikan Internasional ini digelar bertujuan untuk memfasilitasi calon mahasiswa maupun pelajar yang ada di Lampung yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri.
"Jadi ini untuk memfasilitasi calon mahasiswa di Lampung untuk mendapatkan informasi yang tepat, sehingga mereka pada saat memilih pendidikan tinggi itu tidak salah pilih dan mendapatkan informasi yang terpercaya," jelasnya.
Dia mengatakan peserta yang hadir pada kegiatan pameran merupakan pelajar dan juga calon mahasiswa yang ada di Lampung.
"Pesertanya umum, ada yang SMA, jenjang S1 mau ke S2 dan S2 mau ke S3, jadi cukup umum sebenarnya buat mereka yang ingin kuliah ke luar negeri. Karena memang kita punya banyak pilihan dan punya banyak persiapan untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri," ungkapnya.
Menurut Winson, kegiatan pameran Sun International Education Expo merupakan agenda rutin setiap tahunnya diadakan sejak dari tahun 2015.
"Ini setiap tahun kita adakan dari tahun 2015 termasuk di Lampung," ujar dia.
Untuk tahun ini, pihaknya menargetkan kegiatan pameran pendidikan ini dihadiri sebanyak 400-an peserta.
"Setiap tahun target kami 300 peserta yang hadir, tahun lalu 286 peserta karena setelah pandemi. Nah tahun ini sekitar 400-an," bebernya.
Selain pameran pendidikan, Winson menjelaskan ada beberapa rangkaian kegiatan lainnya.
"Kita ada beberapa rangkaian kegiatan pertama tryout dan workshop, lalu kita ada parenting talkshow, dan scholarship talkshow. Utamanya adalah kegiatan pameran," jelasnya.
Melalui kegiatan pameran ini dia berharap dapat memfasilitasi dan membantu para pelajar di Lampung yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
"Harapannya ini adalah supaya semangat dari teman-teman di Lampung itu bisa semakin antusias untuk mengejar pendidikan tinggi. Karena kita punya tagline dream big, make it artinya mereka harus punya mimpi yang besar sehingga cara mewujudkannya dengan datang ke expo," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu alumni dari Wiliam Angliss Institute, Cindy Sanjaya menyambut baik dengan adanya kegiatan pameran ini, karena dirinya juga bisa berbagi pengalaman dengan para peserta yang hadir.
"Iya saya kan salah satu alumninya, jadi saya juga ikut berpartisipasi, karena saya juga sudah pulang ke sini (Lampung) dan mulai homebaker. Jadi saya salah satunya untuk memperkenalkan juga," kata Cindy Sanjaya.
Dia juga berbagi pengalaman saat menjalani pendidikan di Wiliam Angliss Institute.
"Saya ambil sertifikat Patisserie saat itu. Pengalamannya seru karena kita kan banyak praktek profesional kitchen yang seperti kayak restoran beneran, dan guru-gurunya juga profesional. Kita banyak pengalaman baru dan seru, jadi belajar seperti industri restoran dan cafe, seperti apa sih di balik layarnya," jelasnya.
Cindy mengatakan, kegiatan pameran ini dinilai sangat positif karena membantu para pelajar yang ingin mencari informasi melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
"Kalau kegiatan ini bagusnya untuk anak SMA yang mau kuliah ke luar negeri dan juga untuk orang tuanya. Jadi ada gambaran seperti apa sih di sana, jadi bisa dapat informasi detail. Jadi sangat positif menurut saya dan saya juga berbagi pengalaman ke mereka," tandasnya. (Lih/Put)
