Kumparan Logo
Konten Media Partner

20 Tahun Kematian Munir, LBH Bandar Lampung-UKMF Mahkamah FH Unila Gelar Nobar

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Flayer ajakan diskusi dan Nobar serentak film dokumenter "Kiri Hijau Kanan Merah". | Foto: Ist
zoom-in-whitePerbesar
Flayer ajakan diskusi dan Nobar serentak film dokumenter "Kiri Hijau Kanan Merah". | Foto: Ist

Lampung Geh, Bandar Lampung – Dalam upaya mendorong Komnas HAM untuk mewujudkan keadilan bagi Munir dan seluruh rakyat Indonesia, LBH Bandar Lampung bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Mahkamah FH Unila mengadakan nonton bareng (nobar) dan diskusi di Asset Coffee & Space, Jalan Tupai No. 94, Sukamenanti, Kedaton, Bandar Lampung, pada Sabtu (7/9) pukul 18.30 WIB.

Acara ini dilaksanakan pada 7-12 September 2024 dalam beberapa Provinsi di Indonesia termasuk Lampung. Adapun daerah tersebut adalah Bandung, Bandar Lampung, Medan, Palangkaraya, Pontianak dan Manado.

Flayer ajakan diskusi dan Nobar serentak film dokumenter "Kiri Hijau Kanan Merah". | Foto: Ist

Dalam keterangan tertulis Sabtu (7/9), acara nobar dan diskusi ini akan menghadirkan perwakilan organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, akademisi, serta jurnalis, dengan peran aktif dari moderator dan audiens.

Nobar dan diskusi ini dirancang sebagai ruang berbagi pendapat dan gagasan serta sebagai sarana edukasi yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kritis dan solidaritas terhadap kasus pelanggaran HAM yang menimpa Munir.

Selama 20 tahun, keadilan bagi Munir belum terwujud. Film "Kiri Hijau Kanan Merah", sebuah dokumenter tentang perjalanan hidup Munir, akan diputar. Dokumenter ini menggambarkan sosok Munir sebagai aktivis bantuan hukum dan pejuang hak asasi manusia yang heroik, serta menonjolkan sisi kemanusiaan yang membuat kisahnya begitu inspiratif.

Kisah hidup Munir mengajarkan bahwa menjadi seorang aktivis dan pejuang HAM tidak berarti bebas dari rasa takut. Namun, Munir menjadikan ketakutannya sebagai sumber semangat untuk terus memperjuangkan keadilan. (Put/Dwk)