Kumparan Logo
Konten Media Partner

Aipda Anumerta Petrus, Korban Pertama yang Ditembak Mati Kopda B di Lampung

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kopda B, anggota TNI yang ditetapkan sebagai tersangka penembakan 3 Polisi Lampung hingga tewas. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Kopda B, anggota TNI yang ditetapkan sebagai tersangka penembakan 3 Polisi Lampung hingga tewas. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Aipda anumerta Petrus Apriyanto, anggota Polisi Polres Way Kanan merupakan korban pertama yang ditembak Kopda B saat gerebek judi sabung ayam di Kampung Karang Manik (register 44), Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Hal itu disampaikan oleh penyidik Denpom II/3 Lampung, Kapten CPM Kurinci saat rekonstruksi di Satlog Denbekang Bandar Lampung, Kamis (17/4).

"Adegan 43, tersangka (Kopda B) melihat korban 1 (Aipda anumerta Petrus Apriyanto) mendekati tersangka, tersangka menembak korban 1 sebanyak 2 kali," katanya.

Setelah itu, adegan 44, saksi 16 berdiri di kebun karet melihat korban 1 (Aipda anumerta Petrus Apriyanto) terjatuh. Kemudian berteriak kepada saksi 12 supaya bersembunyi.

"Adegan 45, saksi 12 menengok ke belakang melihat korban 1 (Aipda anumerta Petrus Apriyanto) sudah tergeletak, saksi mendengar saksi 16 berteriak, kemudian berlari ke arah kebun singkong seberang jalan," ucapnya.

Selanjutnya, adegan 46 saksi 12 melihat korban 1 (Aipda anumerta Petrus Apriyanto) sudah tergeletak.

Diketahui, dalam peristiwa penembakan tersebut, senjata yang digunakan tersangka jenis laras panjang menyerupai FNC kaliber 5,56 mm. Namun, saat rekonstruksi senjata yang dipakai merupakan senjata replika. (Yul/Put)