Kumparan Logo
Konten Media Partner

Alat Pengering Portabel Karya Alumni Itera Bantu Petani Atasi Masalah Pascapanen

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Inovasi alat pengering hasil panen portabel yang diciptakan alumni Itera. | Foto: Dok Humas Itera
zoom-in-whitePerbesar
Inovasi alat pengering hasil panen portabel yang diciptakan alumni Itera. | Foto: Dok Humas Itera

Lampung Geh, Bandar Lampung - Alumni Program Studi Teknik Geologi Institut Teknologi Sumatera (Itera), Erza Refenza, menciptakan inovasi alat pengering hasil panen portabel untuk membantu petani mengatasi kendala pengeringan akibat cuaca. Inovasi ini berupa Portabel Hexaust Bed Dryer dan Portable Solar Bed Dryer produksi Reka Agro Indonesia. Kedua alat ini dirancang praktis dan mudah dipindahkan langsung ke lahan pertanian. “Selama ini petani masih mengandalkan penjemuran tradisional. Inovasi ini mempercepat proses pengeringan dan tidak tergantung cuaca," katanya Erza, Rabu (10/9). Erza menambahkan, Portable Solar Bed Dryer memanfaatkan tenaga surya dan sistem blower kipas yang mendorong panas dari gas LPG, sehingga proses pengeringan menjadi lebih cepat dan merata.

Inovasi alat pengering hasil panen portabel yang diciptakan alumni Itera. | Foto: Dok Humas Itera
zoom-in-whitePerbesar
Inovasi alat pengering hasil panen portabel yang diciptakan alumni Itera. | Foto: Dok Humas Itera

Sedangkan, Portabel Hexaust Bed Dryer menggunakan teknologi blower hisap untuk menarik uap panas. "Sistem ini membuat pemerataan panas lebih optimal dan mampu memengaruhi kadar air hasil panen secara signifikan. Penggunaan energi yang lebih hemat dan ramah lingkungan menjadikan inovasi ini selaras dengan kebutuhan pertanian berkelanjutan," ujarnya. Tidak hanya itu, Erza menyebut, hasil panen yang dikeringkan dengan teknologi ini menjadi lebih merata dan berkualitas, sehingga dapat dipasarkan dengan harga lebih baik. "Inovasi ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian Lampung," ungkapnya. Erza menambahkan, inovasi ini juga merupakan bentuk kontribusinya untuk mendukung produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah. "Saya percaya teknologi sederhana namun tepat guna seperti ini dapat membantu petani menghadapi tantangan pascapanen. Harapannya, Portable Hexaust Bed Dryer dan Portable Solar Bed Dryer bisa menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani kita,” pungkasnya. (Yul)