Antisipasi Bencana Alam, Basarnas Lampung Adakan Latihan Gabungan Urban SAR

Lampung Geh, Bandar Lampung - Antisipasi bencana alam, Basarnas Lampung adakan kegiatan latihan gabungan Urban Search and Rescue (SAR) di Bandar Lampung, pada Selasa (9/7).
Adapun kegiatan itu dilakukan selama tiga hari mulai dari 9-11 Juli di Gedung BPR EX Tripanca, Kota Bandar Lampung.
Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah mengatakan, kegiatan itu diikuti oleh 50 peserta dari 12 instansi terkait di Kota Bandar Lampung.
"Tujuan daripada kegiatan ini adalah bagaimana menyamakan pola pikir, kemudian pola tindakan hingga sama-sama kita memberikan masukan terkait dengan hal-hal teknis Urban SAR," katanya.
Deden menjelaskan, pelaksanaan kegiatan itu dilakukan guna mengantisipasi apabila terjadi bencana alam seperti gempa yang berdampak terjadinya reruntuhan.
"Jadi, nanti ada korban yang terjebak di dalam bangunan baik itu di ketinggian maupun bangunan yang akan kita coba menggunakan peralatan khusus Urban SAR, kita akan mencoba mengeluarkan dan mengevakuasi korban, jadi ini yang akan kita simulasikan," ucapnya.
Selain itu, Deden mengungkapkan, kegiatan itu juga untuk mengukur kemampuan sumber daya yang ada, sehingga hasilnya menjadi catatan Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Nantinya menjadi catatan Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah melihat kemampuan secara personil dan peralatan dalam menghadapi bencana di Kota Bandar Lampung khususnya," ucapnya.
Lanjut Deden, latihan Urban SAR itu, diharapkan bisa menguji rencana konvergensi yang telah dibuat oleh BPBD Bandar Lampung mulai dari kesiap siagaan mitigasi, hingga tanggap darurat.
Deden berharap, kegiatan latihan Urban SAR ini bisa menjadi jembatan anggota untuk mendapatkan sertifikasi SAR.
"Ke depannya kita bisa melakukan sertifikasi anggota di Kota Bandar Lampung, sehingga nanti Personel-personel yang ada di Kota Bandar Lampung ini sudah bersertifikasi. Jadi, mudah-mudahan dengan latihan ini bisa melakukan tahapan berikutnya dan bisa mengambil sertifikasi Nasional Akreditasi Proses sehingga Lampung benar-benar siap siaga," pungkasnya. (Yul/Ansa)
