Kumparan Logo
Konten Media Partner

Basarnas Lampung Evakuasi Penumpang KMP Mutiara Sentosa III Akibat Mati Mesin

Lampung Gehverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KMP Mutiara Sentosa III saat akan dievakuasi oleh Basarnas Lampung, Sabtu (25/4) | Foto: Dok. Basarnas Lampung
zoom-in-whitePerbesar
KMP Mutiara Sentosa III saat akan dievakuasi oleh Basarnas Lampung, Sabtu (25/4) | Foto: Dok. Basarnas Lampung

Lampung Geh, Lampung Selatan – Basarnas Lampung membantu proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa III akibat mati mesin, Sabtu (25/4).

Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, mengatakan bahwa kronologis kejadian tersebut ketika KMP Mutiara Sentosa III rute pelayaran Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Panjang, Lampung mengalami mati mesin di sekitar perairan Tanjung Tua, Bakauheni Lampung Selatan, pada Jumat (24/4) pukul 10.15 WIB.

"Penyebab dari mati mesin itu masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak terkait. Kemudian para penumpang kapal tersebut meminta kepada pihak kapal untuk meminta pertolongan dan kita melakukan evakuasi," katanya, Minggu (26/4).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Lampung menggerakkan alat utamanya RIB 02 Bakauheni dengan personel Pos SAR Lampung Selatan dan KN SAR 224 Basudewa beserta Anak Buah Kapal (ABK) menuju lokasi kejadian.

"Sementara itu pada saat yang bersamaan terdapat KN SAR Ramawijaya (milik Basarnas Mentawai) dengan rute Jakarta menuju Mentawai sedang melintas dekat dengan lokasi kejadian," ujar Jumaril.

Situasi evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa III oleh Basarnas Lampung, Sabtu (25/4) | Foto: Dok. Basarnas Lampung

Setelah berkoordinasi dengan KSOP Pelabuhan Panjang, proses evakuasi langsung dilakukan. KN SAR Ramawijaya tiba pertama di lokasi pada pukul 14.20 WIB dan melakukan evakuasi penumpang trip pertama menuju ke Pelabuhan Panjang dengan membawa 50 orang penumpang.

"Selanjutnya KN SAR 224 Basudewa pada pukul 18.18 WIB mengevakuasi sebanyak 27 orang penumpang KMP Mutiara Sentosa menuju Pelabuhan Panjang. Namun ada beberapa penumpang yang tidak mau dievakuasi dan masih bertahan di kapal sebanyak 17 orang," papar dia.

Protokoler kesehatan personel Kantor Kesehatan Pelabuhan Panjang kepada para penumpang KMP Mutiara Sentosa III, Sabtu (25/4) | Foto: Dok. Basarnas Lampung

Dalam proses evakuasi ini, Basarnas Lampung tetap memperhatikan protokoler kesehatan dengan membawa personel Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada penumpang dan melakukan pendataan.

"Total penumpang yang dievakuasi dengan kapal milik Basarnas yaitu sebanyak 77 penumpang dengan rincian 50 penumpang dengan KN Ramawijaya, 27 penumpang dengan KN Basudewa. Sementara 17 penumpang memutuskan untuk tetap bertahan di kapal," pungkasnya.

Dalam proses evakuasi ini juga terlibat KSOP Pelabuhan Bakauheni, KSOP Panjang, KKP Pelabuhan Panjang, Ditpolairud Polda Lampung, pemilik kapal PT Atosim, dan Kru KN SAR Ramawijaya.(**)