Kumparan Logo
Konten Media Partner

Buntut Peristiwa Dugaan Kekerasan saat Diksar, Mahepel Unila Dibekukan Sementara

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Buntut Peristiwa Dugaan Kekerasan saat Diksar, Mahepel Unila Dibekukan Sementara
zoom-in-whitePerbesar

Lampung Geh, Bandar Lampung - Buntut peristiwa dugaan kekerasan yang mengakibatkan Pratama Wijaya Kusuma meninggal, Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Mahasiswa Ekonomi Pencinta Lingkungan (Mahepel) FEB Unila dibekukan sementara, Rabu (4/6). Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lampung (Unila), Prof Sunyono usai konferensi pers di gedung Rektorat Unila. "Yang membekukan ini kan Dekanat komitmen kemarin penandatanganan terkait dengan pembekuan sementara dari Mahepel akan dilakukan oleh dekan dan sudah di TTD oleh Dekan," katanya.

Buntut peristiwa dugaan kekerasan yang mengakibatkan Pratama Wijaya Kusuma (20) meninggal, Mahepel FEB Unila dibekukan sementara. #publisherstory #lampunggeh
zoom-in-whitePerbesar
Buntut peristiwa dugaan kekerasan yang mengakibatkan Pratama Wijaya Kusuma (20) meninggal, Mahepel FEB Unila dibekukan sementara. #publisherstory #lampunggeh

Sunyono menambahkan, Ormawa Mahepel tersebut dibekukan sampai menunggu hasil investigasi apakah ada pelanggaran atau tidak. "Iya (dibekukan sementara) sampai terbukti apakah ada kesalahan secara organisasi atau tidak, apabila ditemukan tidak terbukti maka akan dihidupkan kembali," pungkasnya. (Yul/Ansa)