Cerita Driver Maxim Jadi Korban Begal di Bandar Lampung, Sempat Alami Trauma
·waktu baca 2 menit

Lampung Geh, Bandar Lampung - Driver maxim, Hendrik Suherman (41), mengaku trauma pasca kejadian begal di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa Nunyai, Rajabasa, Bandar Lampung, pada Kamis (30/1) lalu.
Hendrik menceritakan, kejadian itu berawal dirinya menerima orderan melalui aplikasi dengan rute Panjang menuju Natar.
"Jadi sebelum sampai tujuan mereka minta pindah lagi tujuan untuk masuk ke Kampung Baru. Di situ saya sudah curiga kemudian saya buka kaca mobil," katanya.
Sesampainya di sekitar Unila, tiba-tiba hujan, kata Hendrik, pelaku kemudian meminta dirinya untuk menutup kaca mobil.
"Nah saat saya menutup kaca mobil salah satu dari mereka mengatakan beraksi. Nggak tau beraksi ngapain tiba-tiba salah satu dari mereka sudah membekap saya dari belakang dan pelaku minta saya ikutin mereka," ungkapnya.
"Saya pikir kalau ikutin mereka dua kemungkinan mobil hilang begitu juga nyawa, karena itu saat di depan SDN 2 Rajabasa saya lihat ada mobil rush parkir dan kondisi juga ramai karena banyak yang mau jemput sekolah, saya tabrak ke mobil itu dan minta tolong. Tapi pada nggak berani dikira saya mabok, kemudian para pelaku lari ke belakang sekolah itu udah dari situ saya ga tau lagi," lanjutnya.
Paska kejadian tersebut, Hendrik mengaku sempat mengalami trauma untuk mengambil orderan.
"Karena kita kan orang jalanan, upayanya kita tidak ada rasa aman kita bingung posisinya, saya mau narik aja masih trauma," kata dia.
Namun, lanjut Hendrik, setelah pelaku diamankan oleh Satreskrim Polresta Bandar Lampung, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja kepolisian.
"Kami apresiasi Kapolresta Bandar Lampung, tim Tekab 308 juga, karena saya tau mereka ngirim pesan terus ke saya, nanya ini pelakunya bukan bang, jadi mereka ini kerja, yang bilang Polisi ga kerja itu bohong. Karena saya merasa terbantu lah, karena kita kan orang jalanan. Dengan kejadian ini saya tau Polisi itu bekerja kita merasa aman lah, orang-orangnya udah ketangkap cepat, saya tau mereka gak tidur karena hubungi saya terus koordinasi menanyakan pelaku," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Seorang driver maxim menjadi korban begal di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (30/1).
Berdasarkan beberapa video yang diterima Lampung Geh, terlihat korban mengenakan baju kaos biru mengalami luka dibagian telinga. Pada kursi penumpang depan juga terdapat senjata tajam berserta sarungnya. (Yul/Put)
