Cicip Bakso Dugan, Perpaduan Unik Gurihnya Kuah Bakso dan Segarnya Buah Kelapa

Lampung Geh, Pesawaran - Pondok Dugan QN yang berlokasi di Sukaraja, Kecamatan Gedong Tatan, Kabupaten Pesawaran menawarkan berbagai macam menu olahan dugan, Rabu (29/7).
Menurut Ahmad, pemilik Pondok Dugan QN, mengatakan bahwa dirinya sudah membuka usaha ini sejak 2019, dengan menu andalan 'Bakso Dugan'.
"Udah jalan satu tahun. Menu awalnya dulu es krim dugan, terus nambah varian sop dugan, salad dugan, terus ada tambahan lagi bakso dugan baru 6 bulan ini. Itu (Bakso Dugan) memang paling dicari, favoritnya di sini," kata Ahmad saat diwawancarai Lampung Geh.
"Jadi dugannya itu untuk pengganti mi, kalo bakso umumnya kan pakai mi, ini kita pakai dugan. Kalo kata orang teksturnya itu kenyal enak gitu," tambah Ahmad.
Untuk harga yang ditawarkan relatif terjangkau, tergantung dari berapa besar ukuran kelapa muda yang dipesan.
"Harga mulai dari Rp 10 - 15 ribu, untuk yang standar. Kalau yang kelapa jumbo itu Rp 25 ribu yang besar. Lokasinya di Gedong Tataan, tepatnya di depan polsek Gedong Tataan, gang Turkis. Namanya Pondok Dugan QN," jelas Ahmad.
Ahmad juga mengatakan dirinya sempat kehabisan stok kelapa muda, karena banyaknya permintaan pesanan dari luar daerah seperti Kota Bandar Lampung.
"Ya Alhamdulillah, pernah sampai kelapa itu kurang, sampai tetangga suruh nyari. Konsumennya dari Bandar Lampung juga banyak yang ke sini, semenjak corona ini kita rata-rata ngantar, seringnya ngantar," ujar Ahmad
Saat ditanya perihal omzet yang didapatkan, Ahmad mengatakan ada penurunan omzet hingga 60% imbas dari pandemi COVID-19.
"Omzet turun 60% gara-gara corona. Kalo untuk kelapanya sendiri itu per hari bisa 100 butir, semenjak ada corona paling cuma 30 - 40 butir per hari," ungkapnya.
Saat ini Pondok Dugan QN belum tersedia di GoFood atau GrabFood. Namun untuk pemesanan online dapat dilakukan melalui Facebook dan juga WhatsApp.
"Kalo untuk pemesan online kita lewat Facebook, namanya 'Farida Q. N' sama nomor WhatsApp di 089665328408. Untuk GoFood kita udah coba daftar, tapi belum bisa gagal terus," pungkas Ahmad. (*)
...
Laporan kontributor Lampung Geh: Syahwa Roza Hariqo
