Kumparan Logo
Konten Media Partner

Dari Iseng ke Income, Inspirasi Ide Bisnis dari Owner Ayips

Lampung Gehverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mencicipi langsung paket Big Box I menu best seller dari Ayips, | foto: Latifah Desti Lustikasari/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Mencicipi langsung paket Big Box I menu best seller dari Ayips, | foto: Latifah Desti Lustikasari/Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Alifia Ramadhina, adalah seorang mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) Universitas Lampung, sekaligus owner Ayips, merupakan satu dari sekian banyak milenial yang sukses memanfaatkan teknologi sosial media.

Saat ditemui Lampung Geh di kediamannya, pada Jumat (5/4) ia mengaku Ayips, sebagai brand produk chicken wings-nya bukanlah singkatan atau kata tertentu dalam bahasa asing, namun ia merasa kata itu cocok untuk nama bisnis kulinernya.

Ia bahkan mengaku bisnis kulinernya bermula dari keisengan semata, "awalnya memang suka banget makan Richeese, tapi sayang kan gak ada di Lampung. Pas pulang iseng aja. Coba resep, terus jual ke temen."

Bisnis chicken wings yang mulai digelutinya sejak Agustus 2018 silam, saat ini bahkan bisa menjual hingga 200 porsi atau sekitar 35 kg sayap ayam setiap harinya.

Alifia membuka usahanya di rumah dengan penjualan full melalui sosial media, jika memasuki daerah Jalan Suprapto, Gang Waway, No. 25, Tanjungkarang Pusat, maka akan segera tampak deretan sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan.

Kendaraan itu milik driver ojek online yang terparkir menunggu pesanan pelanggan Ayips. "Tapi kalau sekarang sudah ada juga gerai di Jalan Endro Suratmin, di Alfamart depan UIN," imbuh Alifia.

Selain memesan melalui GrabFood dan GoFood, pelanggan Ayips juga dapat memesan melalui Whatsapp ke 0857-5742-2312 atau Instagram @yipsss_ yang dapat diambil langsung di rumah atau diantar langsung oleh kurir.

Keunggulan produk chicken wings Ayips dibanding kompetitornya terletak pada saus yang digunakan, Alifia bahkan turun langsung untuk meracik bumbu pada saus yang terdiri dari saus BBQ, blackpaper dan sweet sauce.

BBQ sauce berpadu dengan chicken wings Original Ayips | foto: Latifah Desti Lustikasari/Lampung Geh

Pada kesempatan ini, Lampung Geh berkesempatan untuk mencicipi menu best seller yaitu paket Big Box I yang terdiri dari 4 chicken wings, 1 porsi chicken crispy, 5 mozza bites, french fries, saus BBQ dan saus keju seharga Rp 45.000.

Paket ini sangat worth it, terutama untuk teman-teman mahasiswa dan pelajar yang ingin menikmati menu lengkap, porsi banyak dari Ayips dengan harga bersahabat yang bisa dinikmati dua hingga tiga orang.

Menu lain yang tidak kalah best seller adalah Spicy Wings with BBQ Sauce seharga Rp 17.000. Pada menu ini sudah free saus keju dengan pilihan saus BBQ level sedang, pedas, atau super pedas.

Lampung Geh ingatkan agar teman-teman tidak tertipu, karena sensasi pedas baru akan terasa sesaat setelah berhenti mengunyah.

"Ada free es teh setiap pembelian di hari Jumat, tehnya spesial, karena pesan langsung dari Jawa. Dan kalau teman-teman rasain, ada rasa segar mirip coconut," jelasnya.

Di samping menu di atas, Ayips juga menyediakan menu aneka varian burger dan rice box seharga Rp 13.000 - Rp 15.000.

Kendati terbilang pemain baru dalam dunia kuliner, Alifia sendiri mengaku telah mengonsep ide dan inovasi sedemikian matang, "pokoknya yang utama itu kualitas dan rasa. Gimana biar pelanggan gak cuma beli sekali karena penasaran. Tapi karena memang suka dan ketagihan dengan rasanya."

Saat ini ia mengaku masih merencanakan membuka gerai makan di tempat untuk ke depannya, kendati di lokasi ia juga menyediakan seat meja kursi namun dalam jumlah yang terbatas.

Untuk paket box sendiri, Ayips hanya menjual 70 box setiap hari dan hanya untuk pemesanan di Gang Waway yang dapat dipesan mulai dari pukul 09.00 - 18.00 WIB, sementara di gerai UIN mulai dari pukul 09.30 sampai persediaan habis.

Lokasi Ayips, Jalan Suprapto, Gang Waway, No. 25, Tanjungkarang Pusat | Foto : Latifah Desti Lustikasari

"Kalau gak mau antri lama dan dapet harga normal, langsung ambil aja di Gang Waway. Sebelum atau selepas jam makan siang, karena jam 11-an sampai jam satu itu lagi rame-ramenya pembeli," ujar Alifia. (*)

---

Laporan reporter Lampung Geh Latifah Desti Lustikasari

Editor : M Adita Putra