Diduga Depresi Terlilit Utang, Pria di Pringsewu Ditemukan Tewas Gantung Diri

Konten Media Partner
31 Agustus 2023 18:49 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Lokasi seorang pria di Pringsewu ditemukan tewas gantung diri. | Foto: Dok Polres Pringsewu
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Pringsewu - Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di garasi rumahnya di kecamatan Ambarawa, Pringsewu, Lampung, Rabu (30/8) sore.
ADVERTISEMENT
Pria itu berinisial SP (27), ia nekat mengakhiri hidupnya diduga lantaran depresi terlilit utang.
Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Rohmadi mengatakan, korban pertama kali diketahui oleh orang tua korban sekitar pukul 16.00 WIB.
"Melihat anaknya tewas dengan cara tidak wajar, ayah korban histeris dan berteriak meminta tolong. Ibu korban yang mendengar teriakan suaminya lantas datang," katanya.
Kemudian, warga lain yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Setelah itu, lanjut Rohmadi, polisi menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kami melakukan olah TKP dan identifikasi serta pemeriksaan terhadap jenazah korban bersama tenaga medis dari klinik Saraswati dan Puskesmas Ambarawa," ucapnya.
Rohmadi menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya. Namun, ia menduga korban nekat bunuh diri karena motif depresi akibat terlilit utang.
ADVERTISEMENT
"Hal itu dikuatkan dengan keterangan sejumlah saksi yang mengatakan korban beberapa waktu belakangan ini sering mengeluh ada masalah dan di ponsel miliknya juga terdapat sejumlah percakapan yang bernarasi tagihan utang," bebernya.
Rohmadi menambahkan, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Yul/Ansa)
_____________________
Artikel ini tidak untuk menginspirasi Anda melakukan hal serupa. Apa bila merasakan gejala depresi hingga timbul pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan permasalahan Anda ke orang terdekat, psikolog atau pun psikiater.
Namun, jika gejala tersebut ada di sekitar Anda, temani dia dan berbicaralah dari hati ke hati. Hal itu memungkinkan bisa meredam niatnya untuk bunuh diri.