Disdikbud Lampung Gelar UKG Tahap II, Diikuti 6.762 Guru di 14 Kabupaten/Kota
·waktu baca 3 menit

Lampung Geh, Bandar Lampung - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung kembali menggelar Uji Kompetensi Guru (UKG) SMA/SMK Negeri tahap kedua secara serentak, Sabtu (6/12).
Sebanyak 6.752 guru mengikuti ujian yang berlangsung di 14 kabupaten/kota pada sejumlah titik yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Disdikbud Lampung bersama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) sebagai lanjutan dari pemetaan kompetensi guru yang telah dimulai pada Oktober 2025 lalu.
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, meninjau langsung pelaksanaan UKG di SMAN 1 Sidomulyo, Lampung Selatan, serta SMAN 1 Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
Thomas mengatakan, UKG digelar untuk memetakan kemampuan pedagogik dan profesional guru sebagai dasar penyusunan program peningkatan kualitas pendidikan ke depan.
“Dari 14 lokasi yang telah kami tetapkan, hari ini sebanyak 6.752 guru mengikuti uji kompetensi di 14 titik. Niat kami adalah untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Provinsi Lampung melalui pemetaan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional masing-masing guru,” kata Thomas.
Seluruh peserta mengikuti ujian secara daring melalui aplikasi School.media dengan empat komponen yang diuji meliputi kepribadian, sosial, pedagogik, dan profesional. Materi soal diperbarui dari tahap pertama, sementara sistem pelaksanaan tetap sama.
Pelaksanaan UKG tersebar di berbagai sekolah. Di Lampung Selatan, 704 guru mengikuti ujian di SMAN 1 Sidomulyo. Di Pesawaran, 401 peserta terpusat di SMAN 1 Gedong Tataan.
Di Pringsewu, sebanyak 392 guru mengikuti UKG di SMKN 1 Gading Rejo, sedangkan di Tanggamus sebanyak 487 guru mengikuti ujian di SMKN 1 Talang Padang.
Di wilayah barat Lampung, Lampung Barat mencatat 417 peserta di SMAN 1 Liwa, sementara Pesisir Barat sebanyak 172 guru mengikuti UKG di SMAN 1 Pesisir Tengah.
Untuk Lampung Utara, jumlah peserta mencapai 689 guru, sementara Way Kanan mengikutsertakan 576 guru di SMAN 1 Baradatu dan SMK YP 17 Baradatu.
Di Lampung Timur, sebanyak 773 guru mengikuti UKG di SMAN 1 Sukadana. Di Kota Metro, 357 peserta mengikuti ujian di SMKN 2 Metro.
Sementara itu, Lampung Tengah menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 977 guru yang dipusatkan di SMAN 1 Terbanggi Besar.
Selanjutnya, di Tulang Bawang Barat sebanyak 283 guru mengikuti UKG di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah.
Adapun di Tulang Bawang tercatat 372 peserta, dan di Mesuji sebanyak 162 peserta yang tersebar di SMAN 1 Menggala, SMKN 1 Menggala, SMAN 1 Tanjung Raya, serta SMKN 1 Tanjung Raya.
Thomas menegaskan, UKG menjadi awal dari transformasi pendidikan di Provinsi Lampung, sekaligus upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.
“Uji kompetensi yang kita lakukan hari ini adalah awal transformasi pendidikan di Provinsi Lampung untuk meningkatkan kualitas layanan. Ini menjadi kompas perjalanan siswa sekaligus peta jalan pendidikan agar mereka dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dengan kesiapan individu yang maksimal,” ujar dia.
Ia berharap, hasil UKG dapat dimanfaatkan secara optimal untuk perencanaan program pembinaan guru ke depan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membawa perubahan dan perbaikan menuju Lampung Maju Indonesia Emas 2045,” kata Thomas.
Sebelumnya, Disdikbud Provinsi Lampung telah menggelar UKG tahap pertama pada 18 Oktober 2025 yang diikuti 2.674 guru.
Rangkaian UKG ini diharapkan mampu memperkuat kualitas tenaga pendidik sekaligus memetakan kebutuhan peningkatan kompetensi guru secara lebih terarah di seluruh wilayah Lampung. (Cha/Put)
