Kumparan Logo
Konten Media Partner

Dona, Gajah Betina di Way Kambas Lampung Timur Mati Indikasi Infeksi Parasit

Lampung Gehverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dona, Gajah betina mati di Camp Elephant Response Unit (ERU) Bungur, Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Toto Projo. | Foto: Dok TNWK
zoom-in-whitePerbesar
Dona, Gajah betina mati di Camp Elephant Response Unit (ERU) Bungur, Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Toto Projo. | Foto: Dok TNWK

Lampung Geh, Lampung Timur - Dona, seekor gajah betina dinyatakan mati di Camp Elephant Response Unit (ERU) Bungur, Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Toto Projo, Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Gajah betina jinak berusia sekitar 45 tahun itu dinyatakan mati pada 16 November 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.

Humas Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Nandri Yulianto mengatakan kronologi kejadian berawal pada (6/11) tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan rutin terhadap gajah Dona.

"Pemeriksaan kesehatan rutin, tim medis mendapati kondisi gajah Dona memiliki riwayat kesehatan kurang stabil. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah menunjukkan kadar eosinofil yang tinggi, mengarah pada indikasi infeksi parasit," katanya.

Dona, Gajah betina mati di Camp Elephant Response Unit (ERU) Bungur, Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Toto Projo. | Foto: Dok TNWK

Menindaklanjuti hal tersebut, Dona diberikan infus dan ditempatkan di bawah pemantauan intensif. Pada (13/11) Dona tidak mau makan, sehingga tim Dokter Hewan Pusat Latihan Gajah (PLG) TNWK melakukan evaluasi kondisi dan memberikan tindakan medis.

"Saat itu, meski nafsu makan menurun, Dona masih dapat bergerak aktif. Sehari kemudian, kondisi tidak menunjukkan perbaikan signifikan. Tim medis memasang infus untuk menunjang kebutuhan cairan dan menjaga kondisi umum Dona," ujarnya.

Pada (15/11) Dona hanya mampu mengonsumsi makanan sangat sedikit. Kata Nandri, aktivitas fisik masih terlihat, namun tubuhnya mulai semakin melemah.

"Minggu, 16 November 2025 Dona terlihat semakin lemah dan tidak mampu berdiri, tim medis menuju Camp ERU Bungur untuk melakukan lanjutan. Namun saat tiba, Dona telah dinyatakan mati dengan kondisi tidak bernapas dan lidah pucat," sebutnya.

Dona, Gajah betina mati di Camp Elephant Response Unit (ERU) Bungur, Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Toto Projo. | Foto: Dok TNWK

Nandri mengungkapkan Balai TNWK telah melakukan pelaporan kepada pihak Kepolisian untuk proses penanganan sesuai prosedur.

Ia menyebut Nekropsi (bedah bangkai hewan) telah dilaksanakan pada (16/11) sore untuk mengetahui penyebab pasti kematian Dona.

"Balai TNWK menyampaikan rasa belasungkawa dan kehilangan atas wafatnya Dona, upaya maksimal telah dilakukan oleh tim medis dan pengelola lapangan sejak gejala awal terdeteksi," ungkapnya.

Balai TNWK berkomitmen terus meningkatkan upaya kesehatan satwa, pengawasan populasi, serta pengelolaan kesejahteraan gajah binaan dan liar di kawasan Taman Nasional Way Kambas. (Yul/Lua)