Kumparan Logo
Konten Media Partner

Evakuasi Kapal Maulana yang Terbakar di Perairan Tanggamus, 8 ABK Masih Hilang

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap ABK kapal Maulana yang terbakar di Perairan Tanjung Belimbing Selatan, Tanggamus. | Foto: Dok Humas Basarnas Lampung
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap ABK kapal Maulana yang terbakar di Perairan Tanjung Belimbing Selatan, Tanggamus. | Foto: Dok Humas Basarnas Lampung

Lampung Geh, Tanggamus - Kapal Maulana 30 yang membawa 33 Anak Buah Kapal (ABK) terbakar perairan Tanjung Belimbing Selatan Tanggamus. 25 diantaranya berhasil dievakuasi. Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah mengatakan 25 ABK itu berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. "Dari 33 ABK Kapal Maulana 30, kami mendapatkan informasi bahwa KM Darmansyah 05 berhasil mengevakuasi sebanyak 25 ABK dalam keadaan selamat dan 8 masih dalam pencarian," kata dia. Ia menyebutkan kapal Maulana tersebut berangkat dari Jakarta menuju ground fishing yang berada di perairan Samudra Hindia. "Kebetulan ground fishing nya kan ada di sekitar perairan di Samudra Hindia dekat Tanggamus. Untuk kronologis lengkapnya terkait dengan masalah kebakaran, ini belum dapat informasi karena kesulitan komunikasi," ujar dia. Deden menambahkan saat ini tim SAR gabungan masih menuju ke lokasi untuk membantu proses pencarian. "Tadi kami jam 10.50 WIB, KN SAR Basudewa milik Kantor SAR Lampung dengan 19 kru, termasuk dari Polair dan Lanal, sudah bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian dan pertolongan," pungkasnya," pungkasnya. Sebelumnya, Kapal Nelayan Maulana-30 yang membawa 33 Anak Buah Kapal (ABK) terbakar ditengah perairan Tanjung Belimbing Selatan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Sabtu (20/12/2025) pagi. Berdasarkan video yang diterima Lampung Geh, terlihat kondisi kapal terbakar dengan kepulan asap hitam membumbung tinggi ke langit. (Yul)