Kumparan Logo
Konten Media Partner

Fasilitas di Pelabuhan Bakauheni-Merak Ditingkatkan, Kucurkan Biaya Rp 27 Miliar

Lampung Gehverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. | Foto : Dok. ASDP
zoom-in-whitePerbesar
Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. | Foto : Dok. ASDP

Lampung Geh, Lampung Selatan - PT ASDP Indonesia Ferry menambah fasilitas penunjang di Pelabuhan Bakauheni dan Merak.

Sejumlah fasilitas penunjang yang ditingkatkan yakni fasilitas access bridge penghubung terminal eksekutif, penyediaan garbarata dermaga eksekutif II, penambahan kapasitas, serta renovasi ruang tunggu layanan eksekutif II di Pelabuhan Merak dan Bakauheni.

PT ASDP meningkatkan sejumlah fasilitas di Pelabuhan Bakauheni dan Merak. | Foto : Dok. ASDP

"Total investasi lebih dari Rp 27 miliar," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin dalam keterangannya.

Shelvy menjelaskan peningkatan sejumlah fasilitas itu guna meningkatkan layanan bagi para pengguna jasa.

"Upaya peningkatan fasilitas penunjang pelabuhan ini sejalan dengan salah satu misi ASDP yaitu menekankan keunggulan operasional melalui fasilitas pelabuhan terintegrasi, armada, dan infrastruktur yang handal. ASDP terus melakukan inovasi-inovasi yang akan menambah kenyamanan pengguna jasa selama melakukan perjalanan melalui pelabuhan ASDP, " jelasnya.

Dikatakan Shelvy, manajemen ASDP terus mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa sebagai hal signifikan yang secara berkelanjutan terus ditingkatkan.

Hal ini juga berdasarkan statistik, jumlah pengguna jasa yang melintas di Merak-Bakauheni terus meningkat tiap tahunnya, sehingga ASDP berkewajiban untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya.

"Dengan begitu pengguna jasa mendapatkan layanan prima dan experience lebih ketika berada di pelabuhan dan saat menikmati perjalanan menggunakan kapal ferry," ungkapnya.

Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Bakauheni Rudi Sunarko mengatakan, dalam pembangunan access bridge yang menghubungkan terminal eksekutif 1 dan 2 serta reguler tetap mengutamakan safety and service.

Menurutnya, peningkatan fasilitas itu bertujuan untuk memudahkan pengguna jasa dari dermaga regular ke eksekutif begitu pula sebaliknya.

"Keberadaan access bridge diharapkan dapat meningkatkan keselamatan penumpang karena jalur yang digunakan antara pejalan kaki dan kendaraan berbeda," kata dia.

Adapun spesifikasi fasilitas baru access bridge di Pelabuhan Merak memiliki panjang 441,2 meter dan tinggi 8,788 meter.

"Untuk access bridge di Bakauheni memiliki panjang 70,5 meter dan tinggi 9.596 meter dengan lebar ruang pejalan kaki masing-masing sebesar 4 meter," tutur Rudi.

Diketahui, berdasarkan data produksi pelabuhan tahun 2022 menunjukkan padatnya jumlah pengguna jasa di dua lintasan Merak-Bakauheni.

Tercatat terdapat 481.690 pejalan kaki dan 2.694.885 kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak. Kemudian tercatat 454.456 pejalan kaki dan 2.515.589 kendaraan yang menyeberang melalui pelabuhan Bakauheni. (Lih/Put)