Kumparan Logo
Konten Media Partner

Forum Lampung Kreatif Gencarkan Roadshow Jelang Lampung Fest 2025

Lampung Gehverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Forum Lampung Kreatif saat melakukan roadshow di Universitas Lampung. | Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Forum Lampung Kreatif saat melakukan roadshow di Universitas Lampung. | Foto: istimewa

Lampung Geh, Bandar Lampung - Forum Lampung Kreatif (Folk) melakukan promosi melalui roadshow di kampus, mal dan area Car Free Day (CFD) Bandar Lampung.

Roadshow ini digencarkan jelang penyelenggaraan Lampung Fast 2024 yang akan dilaksanakan pada 11-25 November mendatang di PKOR Way Halim.

Tim Forum Lampung Kreatif melaksanakan kunjungan pertama di kampus Unila yang kemudian menuju ke Universitas Bandar Lampung, Mal Boemi Kedaton, Universitas Teknokrat Indonesia, IIB Darmajaya, Politeknik Negeri Lampung, Institut Teknologi Sumatera (Itera), serta area Car Free Day (CFD) Tugu Adipura.

Dalam festival yang bertemakan "Coffe and Tourism" para pengunjung yang dalam hal ini ditargetkan akan mencapai 300 ribu orang bisa melihat berbagai pertunjukan di antaranya atraksi seni budaya, pameran UMKM, dan pertunjukan artis lokal.

Forum Lampung Kreatif saat melakukan roadshow di Universitas Lampung. | Foto: istimewa

Ketua Forum Lampung Kreatif, Riqwan Sahari (Ale) menyampaikan kegiatan roadshow ini dilaksanakan agar masyarakat antusias untuk bisa hadir dalam acara Lampung Fast 2025.

"Ini menjadi cara kami menjemput antusiasme mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum, sekaligus memastikan informasi tentang Lampung Fast tersampaikan dengan baik," ujar Ale.

Ia juga mengatakan roadshow ini tidak hanya dilakukan online tetapi juga secara langsung.

"Kami tidak hanya bergantung pada promosi digital. Melalui kegiatan kampus dan CFD, kami menggerakkan unsur komunitas secara langsung," jelasnya.

Dalam kegiatan roadshow ini, panitia Folk membagikan kopi gratis dan juga menyiapkan tiket nonton konser gratis di Lampung Fest untuk peserta yang beruntung dalam kuis dan tantangan media sosial.

"Kami ingin menghadirkan keseimbangan. Masyarakat bisa menikmati suasana pesta rakyat, sementara sektor kreatif dan pelaku hiburan juga mendapatkan ruang ekonomi," jelasnya.

Forum Lampung Kreatif saat melakukan roadshow di Universitas Lampung. | Foto: istimewa

Ale juga menambahkan, dalam festival kali ini panitia menggunakan Paradox Marketing "Get More, Pay Less".

"Kami ingin menghadirkan pengalaman terbaik tanpa memberatkan pengunjung. Semua bisa menikmati, tanpa tiket masuk," kata Ale.

Ia juga berharap Lampung Fest 2025 ini bisa menjadi wadah penguatan ekonomi.

"Kami berupaya menghadirkan event besar yang mandiri, efisien dan berbasis kolaborasi. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara dukungan datang dari pihak swasta dan komunitas," katanya. (Put/Ansa)