Kumparan Logo
Konten Media Partner

Hujan Deras Picu Longsor di Kebon Jeruk Bandar Lampung, Dua Rumah Rusak

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tanah longsor di rumah warga di Jalan Hayam Wuruk Gang Macam, Lingkungan II, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Tanah longsor di rumah warga di Jalan Hayam Wuruk Gang Macam, Lingkungan II, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung menyebabkan tanah longsor di rumah warga di Jalan Hayam Wuruk Gang Macam, Lingkungan II, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Selasa sore (30/12).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB saat intensitas hujan cukup tinggi dan berlangsung dalam waktu lama. Longsoran tanah berasal dari kontur tanah yang berada tepat di belakang rumah warga dan tidak mampu menahan debit air hujan.

Tanah longsor di rumah warga di Jalan Hayam Wuruk Gang Macam, Lingkungan II, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh

Dalam peristiwa tersebut, satu unit rumah dilaporkan rusak parah dan satu rumah lainnya mengalami rusak sedang. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil tidak dapat dihindari.

Berdasarkan pantauan Lampung Geh di lokasi kejadian, Rabu (31/12), satu rumah tampak tertimbun material longsor berupa tanah dan puing bangunan.

Posisi rumah berada di kawasan perbukitan dengan kontur tanah yang curam. Sejumlah petugas gabungan dari BPBD Kota Bandar Lampung terlihat masih berada di lokasi usai melakukan pembersihan material longsor.

Orang tua pemilik rumah korban longsor, Samsul | Foto : Eka Febriani/ Lampung Geh

Orang tua pemilik rumah, Samsul mengatakan, longsor terjadi secara tiba-tiba ketika dirinya dan istri berada di dalam rumah.

“Saat hujan besar datang, kami sedang di kamar. Tiba-tiba terdengar suara keras dan tanah langsung longsor. Kami langsung lari ke atas,” ujar Samsul saat diwawancarai Lampung Geh di lokasi.

Ia menjelaskan, anak-anaknya tidak berada di rumah saat kejadian karena telah pulang ke kampung halaman di Kecamatan Tanjung Bintang sejak pagi hari.

“Kemarin anak-anak pulang kampung sekitar jam sembilan pagi. Setelah kejadian, saya hubungi supaya jangan pulang dulu sementara ini,” kata Samsul.

Tanah longsor di rumah warga di Jalan Hayam Wuruk Gang Macam, Lingkungan II, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh

Samsul menambahkan, meski tidak menimbulkan korban jiwa, sebagian besar barang di dalam rumah tidak dapat diselamatkan akibat tertimbun material longsor.

“Alhamdulillah selamat, tapi barang-barang habis. Kejadiannya sore menjelang magrib, hujannya memang sangat deras,” kata dia.

Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. (Cha/Lua)