Icip-icip Segarnya Melon dan Semangka di Agrowisata Barokah Kresna Pesawaran

Lampung Geh, Pesawaran - Mengunjungi kebun buah melon dan semangka, di Agrowisata Barokah Kresna Pesawaran.
Agrowisata Barokah Kresna berlokasi di Jalan Raden Gunawan Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, atau tepatnya di depan Kantor Samsat Kabupaten Pesawaran. Tempat ini mulai dibuka pada 18 Agustus 2020 oleh Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran pada saat panen perdana.
Agrowisata Barokah Kresna merupakan kebun buah melon dan semangka yang berada di kawasan Hortipark Kabupaten Pesawaran. Sesuai namanya, Agrowisata Barokah Kresna menawarkan sensasi berwisata berkeliling kebun buah melon dan semangka. Di sana, pengunjung dapat melihat langsung buah melon, semangka, serta labu yang masih menggantung di pohonnya. Bukan hanya yang sudah matang dan siap panen saja, tapi mulai dari masih berbentuk bunga, bakal buah, buah muda, hingga yang sudah matang. Atau jika beruntung bisa melihat kegiatan para petani yang ada di sana.
Pak Ronggo, selaku Kepala Kelompok Tani dan pengelola Agrowisata Barokah Kresna mengatakan bahwa, kebun tersebut sudah disesuaikan dengan konsepnya sebagai agrowisata. "Jadi sesuai konsep agrowisata, buah-buah yang ada di sini memang sudah didesain agar matangnya bertahap, atau tidak bersamaan. Jadi kalau pengunjung ke sini, masih bisa melihat buahnya. Ada yang sudah siap panen atau kita sebut buah bawah, dan ada yang masih muda atau kita sebut sebagai buah atas," jelas Pak Ronggo.
Namun di Agrowisata Barokah Kresna, pengunjung tidak disarankan memetik langsung buah melon ataupun semangka dari pohonnya. "Memetik langsung tidak kita sarankan. Karena tidak semua paham, bagaimana buah melon atau semangka yang sudah matang dan siap panen. Jadi jangan sampai nanti pengunjung memetik sendiri, lalu kecewa karena ternyata yang dipetiknya belum matang dan rasanya kurang pas dengan yang diharapkan," katanya.
Meskipun tidak bisa memetik langsung dari pohonnya, bukan berarti pengunjung tidak bisa membawa pulang buah melon dan semangka dari Agrowisata Barokah Kresna. Di sisi kanan pintu masuk tempat wisata ini sudah disiapkan di meja display melon dan semangka yang sudah siap disantap. Disediakan juga testernya, jadi bisa nyicip dulu sebelum membeli. Buah-buahan di meja display ini memang buah pilihan dari kebun yang sudah dipanen oleh para petani di Agrowisata Barokah Kresna.
Melalui Agrowisata Barokah Kresna, Pak Ronggo memiliki tujuan mengedukasi dan membuktikan bahwa petani Lampung mampu menghasilkan buah-buahan berkualitas. "Kita memiliki tujuan mengedukasi dan membuktikan kepada masyarakat, buah-buahan dari petani Lampung tidak kalah kualitasnya dengan buah-buahan dari luar Lampung dan impor sekalipun. Bahkan produk kita sudah masuk di beberapa swalayan ternama," ungkapnya.
Jenis melon yang ada di Agrowisata Barokah Kresna yaitu, melon sky, melon golden, dan melon rock. Sedangkan untuk semangka, ada semangka golden, semangka lonjong (inul), semangka kuning, dan semangka merah.
Agrowisata barokah Kresna dibuka setiap hari untuk umum, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Sedangkan untuk masuk ke Agrowisata Barokah Kresna, pengunjung dikenakan biaya tiket Rp 10.000, sudah bebas masuk berkeliling sepuasnya, dan berfoto-foto di tengah-tengah kebun melon dan semangka. (*)
