Ikon Tangan JPO Siger Millenial Sempat Dikira Retak, Ternyata Hanya Lumut
·waktu baca 3 menit

Lampung Geh, Bandar Lampung – Ikon tangan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Millenial Bandar Lampung yang dibangun dengan anggaran Rp20,5 miliar, sempat dikira mengalami retakan oleh sejumlah warga, Rabu (13/8). Setelah dilakukan pengecekan, garis yang terlihat pada ikon tersebut ternyata bukan retakan, melainkan lumut akibat tetesan air hujan. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turun langsung memeriksa kondisi di lokasi. “Kita sudah melihat jari tangan muli yang di JPO ini, ada yang ngomong beberapa media ada yang retak,” ujar Eva saat meninjau lokasi pada Kamis (14/8). Ia menjelaskan, yang tampak dari atas bukanlah retakan, melainkan lumut yang muncul karena air hujan yang menetes pada permukaan ikon tangan tersebut. “Yang nanti insya Allah ini nanti langsung kita bersihkan kembali. Jadi bukan retak, ini lumut,” lanjutnya. Selain memastikan kondisi ikon aman, Eva juga menyampaikan rencana pembangunan ikon serupa di sisi seberang JPO agar tampak dari dua arah. “Saya pengen tangan muli ini nanti akan dibuatkan juga di seberang, jadi depan belakang ada tangan mulinya," kata Eva. Eva juga turut mengapresiasi media yang memberikan informasi awal terkait dugaan retakan tersebut, dan berharap masyarakat terus mendukung pembangunan kota. “Terima kasih infonya kepada beberapa media yang memberikan informasi dan mohon doanya pemerintah mempercantik Kota Bandar Lampung untuk masyarakat dan yang hadir di sini," ujarnya. Berdasarkan pantauan Lampung Geh pada Kamis (14/8), garis berwarna gelap yang terlihat pada ikon jari berasal dari lumut akibat tetesan air hujan yang menghitam. Sementara, garis di sebelahnya yang juga sempat disangka retakan, ternyata merupakan sambungan semen yang tidak merata, sehingga tampak seperti garis retakan dari kejauhan. Saat berada di lokasi, Lampung Geh juga mendapati beberapa pekerja bangunan tengah melakukan pengecekan pada ikon jari muli tersebut, tepat di bagian yang sempat dikira retak. Salah satu pekerja menyampaikan, ikon tersebut sedang dicek dan akan segera dibersihkan. Selain itu, mereka juga sedang melakukan pengukuran untuk pembangunan ikon jari muli di sisi seberang JPO. Seorang warga bernama Rizal, yang sedang berkunjung ke JPO, mengatakan bahwa bagian yang dimaksud memang bukan retakan. “Kalau itu memang benar hanya lumut. Dan kalau untuk di sampingnya, itu seperti semen yang tidak merata di sebuah bangunan, jadi terlihat seperti garis retakan," ujarnya saat diwawancarai Lampung Geh. “Kalau retakan itu biasanya akan terlihat seperti melebar atau terbuka gitu garisnya,” tambahnya. Diketahui, JPO Siger Millenial mulai dibangun pada Juli 2023, dengan menggunakan anggaran sebesar Rp20,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Bandar Lampung. (Cha)
