Ini Hasil Autopsi Jenazah Siswa SPN Polda Lampung yang Meninggal Saat Pendidikan

Konten Media Partner
28 Agustus 2023 19:26 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dokter Forensik Rumah Sakit Adam Malik Medan, Dr Nasib M Situmorang. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung - Rumah Sakit Adam Malik, Medan menyatakan siswa SPN, Polda Lampung, Advent Pratama Telaumbanua meninggal akibat penyakit jantung.
ADVERTISEMENT
Hal itu diungkapkan oleh Dokter Forensik Rumah Sakit Adam Malik Medan, Dr Nasib M Situmorang. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan visum terhadap Advent pada (16/8).
Setelah melakukan visum, pihaknya melakukan autopsi terhadap jenazah korban berdasarkan permintaan keluarga.
"Atas permintaan keluarga, supaya dimintakan autopsi pada malam itu juga. Karena, alasannya adalah untuk jenazah bisa dibawa ke Nias melalui laut. Jadi, supaya cepat bisa dibawa ke nias, jangan bermalam lagi di Sibolga,"katanya.
Nasib menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan luar, pihaknya menemukan sejumlah luka di antaranya luka di tangan, di punggung tangan, luka di dagu, luka di bibir dan kening yang merupakan luka baru.
"Lalu, kami menemukan luka di punggung tangan sebelah kanan kiri, dan di pinggang bagian belakang itu adalah luka lama," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Kemudian, lanjut Nasib, pihaknya melakukan pemeriksaan dalam atau autopsi, dan ditemukan jantung yang membesar.
"Kami temukan jantungnya membesar, dan karena kami curiga itu membesar ada apa-apa, akhirnya kami lakukan pemeriksaan patologi anatomi," ungkapnya.
Lanjut Nasib, dari hasil pemeriksaan patologi anatomi, pihaknya menyimpulkan penyebab kematian korban adalah karena penyakit jantung yang dideritanya.
"Hasilnya ada bahwa ditemukan pscanning sehingga kami menyimpulkan penyebab kematian korban adalah karena penyakit jantung yang dideritanya. Itu kesimpulan kami dari pemeriksaan atas almarhum advent Pratama," pungkasnya. (Yul)