Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Konten Media Partner
Ini Rincian Bantuan Rp2,1 Miliar dari Kemensos untuk Bencana di Lampung
26 Februari 2025 11:46 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung - Provinsi Lampung memaparkan rincian penggunaan bantuan Rp2,1 miliar dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk penanganan bencana di Lampung.
ADVERTISEMENT
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial menerima bantuan logistik senilai Rp1,49 M dari Kementerian Sosial RI untuk mendukung buffer stok dalam penanganan bencana di 15 kabupaten/kota.
Bantuan ini diserahkan melalui anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam dan diperuntukkan bagi wilayah-wilayah terdampak bencana, terutama akibat longsor dan banjir.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi menjelaskan, bantuan ini diberikan sebagai langkah intervensi terhadap masyarakat terdampak bencana.
"Dinas Sosial dalam hal ini diperintahkan oleh Gubernur Bapak Mirza dan Ibu Wagub untuk respons cepat dalam rangka memberikan intervensi terhadap masyarakat yang terdampak bencana longsor maupun bencana banjir di Provinsi Lampung," ujar Aswarodi, pada Selasa (25/2).
Berdasarkan data dari BPBD Bandar Lampung, sebanyak 9.588 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan 9.022 rumah mengalami kerusakan akibat bencana banjir.
Beberapa daerah terdampak banjir antara lain Bandar Lampung, Lampung Timur, Lampung Selatan, dan Pesawaran.
"Bantuan yang diterima senilai Rp1.495.228.400 terdiri dari 5.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk pauk siap saji, 3 unit tenda serbaguna, 25 unit tenda keluarga portabel, 400 lembar tenda gulung, 500 paket kidsware, 500 paket family kit, 500 selimut, dan 500 kasur," ungkapnya.
Menurut Aswarodi, bantuan ini akan digunakan sebagai cadangan logistik untuk mendukung 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
"Kalau memang ternyata nanti gudang-gudang logistik yang sudah kita isi di 15 kabupaten/kota ini habis, kita bisa backup untuk kita isi kembali," jelasnya.
Mengingat dampak bencana yang cukup luas di Kota Bandar Lampung, Kementerian Sosial memberikan tambahan bantuan tanggap darurat senilai Rp613.877.800.
"Khusus untuk Kota Bandar Lampung, karena memang dampaknya sangat luas, maka status bantuannya langsung diberikan oleh Kementerian Sosial dalam bentuk bantuan tanggap darurat senilai Rp613.877.800," kata Aswarodi.
Sebesar Rp568.877.800 dari total bantuan dialokasikan dalam bentuk buffer stok, yang terdiri dari 2.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk pauk, 1 unit tenda serbaguna, 5 unit tenda keluarga portabel, 100 lembar tenda gulung, 200 paket kidsware, 200 paket family kit, 200 selimut, dan 200 kasur.
Selain bantuan logistik, santunan juga diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia.
"Uang santunan untuk 3 orang korban meninggal, satu hanyut di Campang Raya dan dua suami istri di Gedong Air, masing-masing senilai Rp15 juta per jiwa yang nanti akan diserahkan langsung kalau tidak ada halangan satu dua hari ini ke rekening ahli waris oleh Kementerian Sosial," ungkapnya.
Selain bantuan dari Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan memberikan santunan tambahan melalui anggaran APBD.
"Melalui anggaran APBD, juga Bapak Gubernur akan memberikan santunan kepada masing-masing jiwa yang meninggal ini sebesar Rp10 juta yang nanti akan diserahkan juga berbarengan dengan korban yang terdahulu yang banjir di Way Lunik dan Turunan Damri, total ada 5 korban jiwa," jelasnya. (Cha/Ansa)
ADVERTISEMENT