Itera Luluskan 2.095 Mahasiswa dan Hadirkan Ijazah Digital Pertama di Lampung
ยทwaktu baca 4 menit

Lampung Geh, Bandar Lampung - Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggelar wisuda periode ke-23 sekaligus perkenalkan dokumen kelulusan digital pertama di Provinsi Lampung.
Dalam periode ke-23 ini, Itera mewisudakan 2095 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknologi Industri dan Fakultas Sains serta Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan.
Dengan begitu, sejak wisuda pertama pada tahun 2016 Itera telah menyumbangkan sebanyak 11.961 orang sarjana teknik dan sains untuk Sumatera dan Indonesia.
Rektor Itera, Prof I Nyoman Pugeg Aryantha mengatakan wisuda bukan sekedar seremonial pengukuhan gelar akademik, melainkan tonggak awal menuju kehidupan nyata yang penuh tantangan dan peluang.
"Hari ini, para wisudawan dan wisudawati telah menyelesaikan sebuah babak penting dalam perjalanan pendidikan, dan bersiap untuk menapaki jenjang berikutnya dalam kehidupan baik di dunia kerja, wirausaha, pengabdian masyarakat, maupun studi lanjut," katanya.
Rektor menambahkan tantangan di dunia nyata semakin kompleks, seperti percepatan teknologi, arus globalisasi dan berbagai krisis multidimensi.
Namun, ia percaya dengan pengetahuan, kompetensi, dan integritas yang telah dibangun di Itera, wisudan-wisudati mampu menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan tangguh menghadapi setiap perubahan.
"Kami meyakini saudara-saudara kelak akan mengisi ruang-ruang kepemimpinan masa depan, membawa kemajuan bagi Sumatera, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas bangsa yang sejahtera, adil, makmur, berdaulat, kuat, dan disegani dunia," ujarnya.
Ia melanjutkan, kampus berkomitmen mencetak SDM unggul melalui kurikulum baru berbasis Outcome-Based Education, yang mengintegrasikan semangat Itera for Sumatera dan perspektif global.
"Kurikulum ini dirancang untuk melahirkan lulusan yang kompetitif, berdaya saing internasional, serta memiliki sikap dan karakter yang baik. Pemanfaatan teknologi, termasuk AI, terus diarahkan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari pembentukan lulusan yang berintegritas," sebutnya.
Sebagai bagian dari komitmen Itera untuk terus bertransformasi menuju institusi pendidikan tinggi yang modern, akuntabel, dan responsif terhadap perkembangan teknologi, kata Rektor, mulai tahun ini Itera melakukan transisi layanan dokumen kelulusan ke dalam format digital.
"Dokumen akademik seperti ijazah, transkrip akademik, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) kini disiapkan dalam format digital yang aman, tervalidasi, dan mudah diakses oleh para lulusan," sebutnya.
Digitalisasi ini dilakukan untuk memastikan para alumni Itera dapat dengan cepat dan mudah menggunakan dokumen kelulusan untuk keperluan melamar pekerjaan, studi lanjut, maupun kebutuhan profesional lainnya.
"Setiap dokumen dilengkapi dengan tanda tangan elektronik yang tersertifikasi, kode verifikasi, serta sistem keamanan berbasis digital seal agar keabsahan data tetap terjamin dan tidak dapat dipalsukan," jelasnya
Selain itu, digitalisasi dokumen kelulusan juga merupakan langkah strategis Itera dalam mendukung transformasi digital perguruan tinggi, meminimalkan penggunaan kertas, serta berkontribusi pada praktik keberlanjutan lingkungan sejalan dengan semangat kampus hijau yang kita bangun bersama.
"Transisi ini akan dilakukan secara bertahap. Pada periode wisuda tahun ini, lulusan akan menerima dokumen digital melalui portal resmi Itera sementara dokumen fisik tetap diberikan sebagai bentuk masa transisi hingga seluruh pemanfaatan digital berjalan optimal. Ke depan, kami berharap seluruh layanan akademik dapat sepenuhnya bermigrasi ke ekosistem digital yang lebih efisien, aman, dan mudah diakses," sebutnya
Rektor mengatakan, Itera terus berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi bidang sainstek yang mumpuni. Selain itu, capaian akademik dari aktivitas mahasiswa yang berperan aktif menuangkan prestasi dalam berbagai ajang kejuaraan dan perlombaan, dari tingkat lokal-nasional dan internasional.
"Prestasi-prestasi yang diperoleh mahasiswa, dosen dan unit kerja merupakan indikator yang sangat membanggakan dan memantapkan keyakinan kami bahwa Itera sedang tumbuh dan berkembang menjadi perguruan tinggi iptek masa depan, sebagai lokomotif kemajuan bangsa Indonesia khususnya di wilayah Barat," tuturnya.
Dalam wisuda kali ini, Itera memberikan apresiasi kepada 3 mahasiswa predikat sebagai Wisudawan terbaik, yakni Josevein Hutagalung dari Teknik Elektro, Khoirul Amar Sidik prodi Sains Data serta Surya Christien Manurung dari Teknologi Pangan.
Rektor mengingatkan seluruh mahasiswa yang telah wisuda untuk menjaga nama baik Itera di mana pun berada. Jauhilah perbuatan yang mencederai integritas, dan berikanlah kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
"Saya mengucapkan selamat memasuki babak baru sebagai sarjana dan magister yang siap berkarya bagi masyarakat. Semoga saudara sekalian meraih kesuksesan dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia serta almamater tercinta," pungkasnya. (Yul/Lua)
