Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kata Pemilik Kos Soal Mahasiswi di Lampung yang Meninggal Usai Aborsi Mandiri

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kamar kostnya mahasiswi tewas diduga usai melakukan aborsi secara mandiri. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Kamar kostnya mahasiswi tewas diduga usai melakukan aborsi secara mandiri. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Mahasiswi inisial SL (20) ditemukan dalam kondisi kritis usai diduga melakukan aborsi mandiri. Polisi menemukan banyak darah di kamar kosnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh teman kosnya pada Kamis (19/6) dini hari. Melihat kondisi korban, temannya langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Pemilik kos, Purwadi mengaku mendengar suara teriakan dari lantai kamar kos korban. Ia bersama istrinya kemudian menghampiri sumber suara.

"Jadi ada telepon dari atas, tapi suaranya enggak jelas terdengar teriakan dan nangis gitu. Pas di sana, hanya ada dua orang teman korban yang mengatakan SL dibawa ke klinik tapi katanya nggak sanggup, jadi dirujuk ke RS Bhayangkara," katanya.

Tak lama kemudian, teman korban memberi tahu bahwa korban telah tiada. Sehingga dirinya langsung memanggil pamong setempat dan kepolisian.

Tim inafis Satreskrim Polresta Bandar Lampung pun tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di sana, ditemukan banyak darah di kasur kamar korban.

"Cowoknya itu kadang-kadang memang main ke sini, kemarin juga katanya sempat nganterin makanan," pungkasnya. (Yul/Put)