Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kendala Biaya, Bocah SD di Lampung Gunakan Bambu sebagai Gips Tangan yang Patah

Lampung Gehverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Maulana saat terbaring lemas di rumahnya | Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Maulana saat terbaring lemas di rumahnya | Foto: Istimewa

Lampung Geh, Lampung Barat - Akibat terkendala biaya, seorang bocah SD di Lampung Barat terpaksa menggunakan bambu sebagai pengganti gips, alat untuk melindungi dan menstabilkan struktur anatomi tulang yang patah.

Berawal saat Maulana sedang memanjat pohon di sekitar rumah tempat tinggalnya, saat sedang asik memanjat pohon kakinya tergelincir dan terjatuh sampai tangan sebelah kiri Maulana mengalami patah tulang.

"Itu awalnya dia manjat pohon terus jatuh, sampai bener-bener patah tangannya. Kejadiannya sekitar udah satu bulan yang lalu. Cuma karna gak diobatin jadinya makin parah," kata Tiara tetangga korban saat diwawancarai Lampung Geh.

Karena tidak memiliki biaya untuk melakukan pengobatan di rumah sakit, orang tua Maulana hanya dapat merawatnya di rumah dengan membuat alat pengganti gips dari batang bambu untuk menyangga tulang tangannya yang patah. Namun bambu tersebut malah melukai tangan Maulana hingga mengeluarkan banyak nanah.

"Sempet berobat sekali, cuma kan dia ini dari keluarga yang bener-bener gak mampu banget, mau berobat lagi mereka gak punya uang. Orang tuanya ini ngurusin kebon orang gitu, upahan," ucapnya.

"Jadinya untuk penyangganya itu (tangan yang patah) buat sendiri dari bambu, karna jarang dibersihin juga, gak disterilisasi akhirnya (bambu) itu udah masuk ke dalem daging tangannya gitu sampai bernanah sekarang," ungkap Tiara.

Menurut Tiara, sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah setempat untuk biaya pengobatan. Saat ini Maulana dan keluarga tinggal di Desa Landos, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.

"Saat ini hanya dirawat di rumah aja, tidur gitu aja gak bisa ngapa-ngapain soalnya kan sudah sampai ke tulang belakangnya ini. Bener-bener udah gak bisa bangun lagi anaknya," pungkasnya.

Bagi suadara yang ingin menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu biaya pengobatan Maulana, dapat langsung berdonasi melalui nomor rekening berikut 0737771169 (BNI) atas nama Rifki Andriansyah dan konfirmasi ke nomor 081232125046. (*)