Kumparan Logo
Konten Media Partner

Korsleting Mesin, 2 Perahu Nelayan di Bakauheni, Lampung Selatan Hangus Terbakar

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua perahu nelayan di Desa Bakauheni, Dusun Muara Pilu, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan hangus terbakar, Jumat (22/12). | Foto: Dinas Damkarmat Lampung Selatan
zoom-in-whitePerbesar
Dua perahu nelayan di Desa Bakauheni, Dusun Muara Pilu, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan hangus terbakar, Jumat (22/12). | Foto: Dinas Damkarmat Lampung Selatan

Lampung Geh, Lampung Selatan - Dua perahu nelayan di Desa Bakauheni, Dusun Muara Pilu, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan hangus terbakar, Jumat (22/12).

Berdasarkan video yang diterima Lampung Geh, terlihat si jago merah melahap habis dua perahu nelayan yang berada di pinggir pantai.

Kabid Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansah membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

“Iya benar kami menerima laporan bahwa ada dua perahu kebakaran di Desa Bakauheni, Dusun Muara Pilu, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan kebakaran,” katanya saat dihubungi Lampung Geh, Jumat (22/12) malam.

Dua perahu nelayan di Desa Bakauheni, Dusun Muara Pilu, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan hangus terbakar, Jumat (22/12). | Foto: Dinas Damkarmat Lampung Selatan

Setelah menerima laporan tersebut, kata Rully, pihaknya langsung menerjunkan 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Kalianda.

“Anggota berangkat sekira pukul 15.20 WIB. Personil yang kami kerahkan sebanyak 7 orang dan 1 mobil pemadam dan juga mobil ASDP,” ucapnya.

Lanjut Rully, proses pemadaman api membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit.

Rully menjelaskan penyebab kebakaran itu terjadi diduga korsleting mesin dari salah satu perahu sehingga menimbulkan percikan api.

"Awal mulanya itu konsleting pada mesinnya, lalu ada percikan api dan menyambar gas LPG yang ada di kapal tersebut. Awalnya satu perahu karena memang mereka parkirnya berdekatan akhirnya kebakaran semua dua-duanya," ungkapnya.

Lanjut Rully, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai Rp 400 juta. (Yul/Put)