Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mahasiswa di Lampung Aniaya Rekannya di Kampus UBL Ternyata Junior dan Senior

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Universitas Bandar Lampung. | Foto: Dok Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Universitas Bandar Lampung. | Foto: Dok Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Universitas Bandar Lampung buka suara terkait video viral dugaan penganiayaan terhadap mahasiswa yang terjadi di wilayah kampusnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Bandar Lampung, Bambang Hartono mengatakan peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi di Kantin Kampus Universitas Bandar Lampung, pada Kamis (21/9) lalu.

"Hasil konfirmasi bahwa korbannya itu ada dua, I dan V, tapi yang melapor satu yang berinisial V," katanya kepada awak media, Jumat (29/9).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Bandar Lampung, Bambang Hartono. | Foto: Istimewa

Bambang menuturkan bahwa kedua korban merupakan mahasiswa fakultas Komputer. Sementara, terduga pelaku mahasiswa Teknik.

"V dan I dari Fakultas Komputer angkatan tahun 2019 dan terduga pelaku dari Fakultas Teknik angkatan tahun 2022. Berarti korban ini lebih tua dari terduga pelaku," ucapnya.

Menurutnya, peristiwa penganiayaan itu telah dilaporkan kepihak kepolisian dengan nomor polisi LP/B/409/IX/2023/SPKT/POLDA LAMPUNG.

"Tadi saya sudah konfirmasi dan Kordinasi dengan pihak Polresta Bandar Lampung, kami menyerahkan kepada Polresta untuk melindungi korban, sebagai bentuk tanggung jawab kampus, dan itu ruang lingkupnya WR 3 bidang kemahasiswaan," ungkapnya.

Disinggung terkait sanksi dari pihak kampus, Bambang menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap terduga pelaku.

"Saya pastikan, minimal sanksi skorsing. Apabila perkara ini naik hingga pengadilan dan terbukti dinyatakan bersalah maka kampus memastikan untuk memberhentikan mahasiswa itu karena telah melakukan kejahatan dalam kampus," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, beredar video viral memperlihatkan seorang pria diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang, Jumat (29/9).

Berdasarkan video yang diterima Lampung Geh, terlihat korban berjalan dengan dirangkul oleh salah satu terduga pelaku. Tampak, korban dipukul hingga ditendang oleh sekelompok orang tersebut. Korban pun tampak tidak melakukan perlawanan. (Yul/Put)