Kumparan Logo
Konten Media Partner

Masuk Gratis, Lampung Festival 2025 Targetkan 300 Ribu Pengunjung

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemprov Lampung saat sosialisasi penyelenggaraan Lampung Fest 2025. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Pemprov Lampung saat sosialisasi penyelenggaraan Lampung Fest 2025. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung memastikan Lampung Festival 2025 akan digelar secara gratis untuk seluruh pengunjung.

Acara ini akan berlangsung pada 11–25 November 2025 di PKOR Way Halim, menggantikan Pekan Raya Lampung (PRL) yang tahun ini ditiadakan.

"Semua gratis, masuknya gratis. Ini benar-benar untuk masyarakat," kata Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Bani dalam rapat persiapan Lampung Fest, Kamis (26/9).

Pemprov Lampung saat sosialisasi penyelenggaraan Lampung Fest 2025. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Acara ini diinisiasi langsung oleh Gubernur Lampung, Mirza, dan dikelola oleh Forum Kreatif Lampung (FOLK) yang terdiri dari berbagai komunitas, termasuk Lampung Geh.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan event organizer dan sistem tiket masuk, Lampung Fest tahun ini murni kolaboratif dan terbuka untuk umum.

Mengusung tema "Coffee and Tourism", Lampung Fest menampilkan festival kuliner, lomba barista, band remaja, seni budaya, hingga pameran pembangunan dari seluruh OPD dan kabupaten/kota.

Untuk stand, OPD hanya dikenakan biaya listrik dan kebersihan. Tidak ada sewa. "Kita ingin semua OPD, komunitas, hingga pelaku UMKM bisa terlibat tanpa beban biaya,” tambah Bani.

Sementara untuk hiburan malam, beberapa penampilan akan dikenakan tiket masuk dengan harga terjangkau. Pemerintah juga akan mengatur tarif parkir maksimal Rp10.000 untuk mobil dan Rp5.000 untuk motor.

Pemprov menargetkan 300.000 pengunjung hadir selama 15 hari penyelenggaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung, Bobby, menyebut Lampung Fest 2025 merupakan bentuk pembaruan dari konsep pameran pembangunan tempo dulu yang sempat populer sebelum 2010.

“Selama 14 tahun kita mengenal PRL atau Lampung Fair. Sekarang arahnya berbeda. Tidak ada tiket masuk, tidak ada sewa stand. Tapi kita harapkan kontribusi kecil untuk listrik, kebersihan, dan keamanan,” ujarnya.

Bobby menambahkan, ini adalah event besar pertama yang digelar di masa Gubernur Mirza, sehingga diharapkan bisa meriah dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. (Yul/Put)