Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mayat Anak-anak Ditemukan di Air Pancuran JPO Siger Milenial, Bandar Lampung

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi ditemukan mayat anak-anak anonim di air pancuran Tugu Pengantin, JPO Siger Milenial. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi ditemukan mayat anak-anak anonim di air pancuran Tugu Pengantin, JPO Siger Milenial. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Warga temukan sesosok mayat anonim di air mancur Tugu Pengantin lungsir tepatnya di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial, Bandar Lampung, Senin (26/5).

Berdasarkan pantauan Lampung Geh, warga beramai-ramai mendatangi lokasi. Terlihat Inafis Satreskrim Polresta Bandar Lampung mengevakuasi mayat anak-anak berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Salah satu warga, Suryanti mengatakan mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang berfoto di JPO Siger Milenial.

"Ibu-ibu yang melihat pertama, dia dari atas JPO lagi foto-foto terus keliatan ada mayat di air pancuran, langsung laporan ke Satpol PP," katanya.

Kapolsek Teluk Betung Utara, AKP Martoyo. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Sementara itu, Kapolsek Teluk Betung Utara, AKP Martoyo membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan petugas menerima laporan sekitar pukul 15.10 WIB.

"Kami mendapatkan informasi sekitar pukul 15.10 WIB, adanya penemuan mayat anonim anak-anak (air mancur Tugu Pengantin Lungsir)," katanya.

Tim Inafis Satreskrim Polresta Bandar Lampung saat mengevakuasi mayat di air pancuran Tugu Pengantin, JPO Siger Milenial. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Martoyo melanjutkan, mayat anak-anak anonim tersebut berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia 12 tahun.

"Berdasarkan keterangan saksi, anak itu sering bermain di situ (air pancuran) bersama anak-anak lainnya," ucapnya.

Martoyo mengungkapkan dugaan sementara korban meninggal karena tenggelam. Meski demikian, petugas masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

"Dugaan sementara karena tenggelam, namun kami masih melakukan penyelidikan, saat ini korban telah dievakuasi ke RSUD Abdul Moeloek," pungkasnya. (Yul/Put)