Kumparan Logo
Konten Media Partner

Menteri Agama RI Akan Resmikan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung 12 September 2025

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampakan proses finishing Masjid Raya Al Bakrie di Lampung | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan proses finishing Masjid Raya Al Bakrie di Lampung | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan tokoh nasional Aburizal Bakrie bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dijadwalkan meresmikan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung pada Jumat, 12 September 2025 mendatang. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan usai pimpin rapat persiapan peresmian Masjid Raya Al-Bakrie di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (8/9). Rapat dihadiri jajaran Yayasan Bakrie Amanah dan sejumlah instansi terkait. Marindo menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memastikan seluruh persiapan berjalan lancar agar peresmian berlangsung khidmat. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menyukseskan acara tersebut. “Sinergi antara berbagai pihak mulai dari instansi Pemprov terkait, jajaran TNI dan Polri, hingga masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujar Marindo. Dalam rapat dibahas berbagai aspek teknis, mulai dari pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, susunan acara, hingga pelibatan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan usai pimpin rapat persiapan peresmian Masjid Raya Al-Bakrie | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan usai pimpin rapat persiapan peresmian Masjid Raya Al-Bakrie | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh

Masjid Raya Al-Bakrie berdiri di atas lahan seluas 2,3 hektare dengan kapasitas 12.000–13.000 jamaah. Ruang utama mampu menampung 10.000 jamaah, sementara plaza salat menampung tambahan 2.000–3.000 jamaah. Selain ruang ibadah, masjid ini dilengkapi area bermain anak, plaza kota, serta ballroom di bagian bawah yang dapat digunakan untuk acara pertemuan dan pernikahan. Fasilitas lain yang direncanakan adalah pusat UMKM. Marindo berharap keberadaan masjid yang berlokasi di pusat Kota Bandar Lampung ini dapat menjadi landmark baru kebanggaan masyarakat sekaligus pusat kegiatan dakwah, pendidikan Islam, dan pengembangan sosial kemasyarakatan. “Menjadi tugas kita bersama untuk memakmurkan masjid kebanggaan masyarakat Lampung ini,” pungkasnya. Rangkaian peresmian juga akan dilanjutkan dengan program Damai Indonesiaku yang ditayangkan secara nasional dari Masjid Raya Al-Bakrie Lampung pada 13–14 September 2025 Diketahui, Masjid Raya Al-Bakrie dibangun sebagai penghormatan kepada pendiri Bakrie Group, H. Achmad Bakrie, yang merupakan putra daerah Lampung. Bangunan ini dirancang oleh firma arsitektur Urbane dengan supervisi PT Parama Dharma, memadukan nilai religius dengan budaya lokal Lampung. Sejak peletakan batu pertama pada 20 Februari 2023, pembangunan masjid rampung dalam waktu lebih dari dua tahun. Selain difungsikan sebagai tempat ibadah, masjid ini diproyeksikan sebagai pusat UMKM, wisata religi, serta ruang berkumpul masyarakat Lampung. (Cha/Ansa)