Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mobil Bak di Lampung Pecah Ban, 15 Orang Jadi Korban

Lampung Gehverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil Pickup Grand Max warna hitam nomor polisi BE 8650 PN yang mengalami kecelakaan tunggal, Minggu (23/5). | Foto : Ist
zoom-in-whitePerbesar
Mobil Pickup Grand Max warna hitam nomor polisi BE 8650 PN yang mengalami kecelakaan tunggal, Minggu (23/5). | Foto : Ist

Lampung Geh, Lampung Selatan - Tiga orang tewas di tempat dan 12 lainnya luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Ir Sutami, Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (23/5). Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini diduga karena pengemudi hilang kontrol (out control). Dimana kendaraan yang terlibat merupakan Pick Up Grand Max warna hitam nomor polisi BE 8650 PN. Sopir dan seluruh penumpang merupakan warga Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lampung Selatan AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra menuturkan kronologi kejadian kepada Lampung Geh.

Mobil Pickup Grand Max warna hitam nomor polisi BE 8650 PN yang mengalami kecelakaan tunggal, Minggu (23/5). | Foto : Ist
zoom-in-whitePerbesar
Mobil Pickup Grand Max warna hitam nomor polisi BE 8650 PN yang mengalami kecelakaan tunggal, Minggu (23/5). | Foto : Ist

"Menurut keterangan saksi di TKP dan pengemudi kendaraan Pick Up Grand Max warna hitam nomor polisi BE 8650 PN, awalnya kendaraan ini berjalan dari arah Panjang menuju Lampung Timur," jelasnya. Diketahui kendaraan tersebut membawa 12 orang penumpang di belakang dan 3 orang di depan (berikut pengemudi) diduga berjalan dengan kecepatan tinggi. "Sesampainya di TKP Kendaraan Pick Up Grand Max warna hitam ini mengalami pecah ban belakang sebelah kanan hingga hilang kendali. Kemudian berbalik arah hingga penumpang yang di belakang terpental," lanjut Edwin. Sedangkan, kendaraan tersebut masuk ke dalam siring (drainase) yang berada di kanan jalan TKP tersebut. Akibat kejadian ini, Edwin mengatakan 3 orang meninggal dunia di tempat, 5 orang mengalami luka berat, dan 7 orang mendapat luka ringan. Sedangkan, kerugian material mencapai Rp 20 juta.

Mobil Pickup Grand Max warna hitam nomor polisi BE 8650 PN yang mengalami kecelakaan tunggal, Minggu (23/5). | Foto : Ist

"Pengemudi sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas nama Joko (41) dan mengalami luka ringan," ungkapnya. Identitas meninggal dunia, Samin (66), Sri Rahayu (41), dan Melina Dwi (19). Kemudian seluruh penumpang yang mengalami luka ringan dan berat dilarikan ke RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung. "Yang mengalami luka berat, Susanti (34), Maodi (16), Tuminem (43), Pariem (46)," lanjutnya. Lanjutnya, yang mengalami luka ringan yaitu sopir atas nama Joko (41), Aprian Nabinsyah (13), Satikem (40), Adrian Julianto (29), Ghea Diandra (5), Batara Ayub (5), Mauli Elshinta (13), Anpio (11), dan Serli (8). Terkait kondisi jalan, Edwin menerangkan bahwa cuaca cerah dan terang pada sore hari, jalan rigid cor beton, lurus dan datar kondisi baik, terdapat marka terputus, arus lalu lintas normal lancar sebelah kiri dan kanan jalan terdapat perkebunan karet.(*)