Mobil Polisi Terguling, Brimob Lampung Backup Penangkapan Bandar Sabu di Lamteng
ยทwaktu baca 2 menit

Lampung Geh, Lampung Tengah - Atas perlawanan massa saat penangkapan tiga tersangka narkoba, Brimob Polda Lampung turut membackup jajaran Satresnarkoba Polres Lampung Tengah.
Pasalnya, puluhan massa tampak melempar batu ke arah petugas dan mobil yang dikendarai. Tak lain, agar penangkapan digagalkan.
Salah satu mobil berwarna silver juga tampak terguling ditengah kerumunan massa. Untungnya, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, baik petugas maupun masyarakat.
Kasatreskoba Polres Lampung Tengah, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata mengatakan, mobil yang terguling milik anggota, tapi anggota sudah keluar dari mobil tersebut dan tidak ada tersangka di dalam mobil tersebut.
"Bukan mobil yang bawa (tersangka). Tidak ada anggota yang terluka. Anggota sudah di luar mobil," kata Yofi kepada Lampung Geh, Sabtu (11/2).
Dari insiden tersebut, Jajaran Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Lampung merespons cepat informasi Penangakapan terhadap tersangka oleh Satresnarkoba Polres Lampung Tengah.
Sebanyak 1 Kompi atau 100 personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Lampung dikerahkan ke Desa Buyut Ilir Kabupaten Lampung Tengah, dipimpin oleh AKP Suharjanta.
Bantuan dari personel Brimob agar situasi di lapangan dapat segera teratasi. Hingga kini Situasi Desa Buyut Ilir, Kabupaten Lampung Tengah, aman terkendali.
Tiga terduga bandar dan barang bukti seberat 1,04 kg sabu sudah diamankan di Mapolres Lampung Tengah.
Diberitakan sebelumnya, Aksi perlawanan massa terjadi lagi saat jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah menangkap terduga bandar narkoba, Jumat (10/2) malam.
Insiden tersebut terjadi di Desa Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.
Saat dikonfirmasi, Kasatreskoba Polres Lampung Tengah, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata membenarkan insiden malam hari tersebut.
"Iya, benar (perlawanan massa saat penangkapan tersangka narkoba)," kata Yofi saat dihubungi Lampung Geh, Sabtu (11/2). (*)
