Kumparan Logo
Konten Media Partner

Nyari Burung di Sawah, Remaja Asal Pringsewu, Lampung Meninggal Tersambar Petir

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi remaja warga Pringsewu, Lampung meninggal akibat tersambar petir. | Foto: Dok Polres Pringsewu
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi remaja warga Pringsewu, Lampung meninggal akibat tersambar petir. | Foto: Dok Polres Pringsewu

Lampung Geh, Pringsewu - Muhammad Hasan Putra (13), remaja asal Ambarawa, Pringsewu, Lampung meninggal dunia akibat tersambar petir, Kamis (20/4) kemarin.

Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Ansori Samsul Bahri menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban bersama ayahnya Surahmat pergi ke sawah untuk mencari burung dengan menggunakan alat jaring.

Lokasi remaja warga Pringsewu, Lampung meninggal akibat tersambar petir. | Foto: Dok Polres Pringsewu

"Setengah jam kemudian, saat korban sedang menjaring burung, tiba-tiba ada petir yang menyambar dan mengenai tubuh korban," katanya, Jumat (21/4).

Mengetahui anaknya tersambar petir, Surahmat langsung pingsan di lokasi kejadian.

"Beruntung di sekitar dil okasi kejadian ada warga yang melihat dan langsung menolong korban dan membawanya ke klinik kesehatan terdekat," jelasnya.

Ansori menambahkan berdasarkan pemeriksaan sementara, pada tubuh korban ditemukan luka bakar melepuh dibagian dada dan perut akibat tersambar petir.

"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan dikuatkan hasil visum diduga kuat penyebab meninggalnya korban karena terkena sambaran petir," ungkapnya

Ansori menambahkan saat ini korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan proses autopsi," pungkasnya. (Yul/Put)