Kumparan Logo
Konten Media Partner

Panas Menyengat di Lampung Diperkirakan sampai 36°C, Ini Penjelasan BMKG Lampung

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Cuaca Panas. | Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cuaca Panas. | Foto: Shutterstock

Lampung Geh, Bandar Lampung – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Radin Inten II, Lampung Selatan, menyampaikan kondisi cuaca panas disertai kelembapan udara tinggi yang menyebabkan suasana gerah di wilayah Lampung, Jumat (26/9/2025).

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Meteorologi Lampung, Rudi Harianto, mengatakan fenomena udara gerah merupakan kondisi normal yang biasa terjadi pada musim kemarau.

“Secara meteorologis, suasana gerah dipicu oleh suhu udara panas yang disertai kelembapan tinggi. Semakin banyak uap air yang terkandung dalam udara, maka semakin lembap rasanya. Saat suhu meningkat akibat pemanasan matahari langsung karena berkurangnya tutupan awan, maka suasana terasa lebih gerah,” jelas Rudi.

Ia menambahkan, berdasarkan pencatatan meteorologis, suhu maksimum udara pada 25 September 2025 berada di kisaran 33–36°C. Suhu tertinggi tercatat di Stasiun Geofisika Kotabumi, Lampung Utara, mencapai 36,4°C. Sementara itu kelembapan udara tercatat berkisar 40–80 persen di sebagian besar wilayah Lampung.

Rudi menjelaskan, fenomena ini wajar terjadi pada musim kemarau. Hingga pertengahan September 2025, sebagian besar wilayah Lampung masih berada dalam periode kemarau, kecuali Pesisir Barat, Lampung Barat, dan Tanggamus.

“Awal musim hujan di Lampung diperkirakan baru akan berlangsung antara akhir Oktober hingga akhir November,” katanya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap menjaga kesehatan, dan stamina agar terhindar dari dehidrasi maupun iritasi kulit.

“Kami sarankan masyarakat memperbanyak minum air, mengonsumsi buah segar, serta menggunakan sunscreen untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari langsung jika beraktifitas diluar rumah,” pungkasnya. (Dho/Put)