Konten Media Partner

Pegamatan Hilal di Itera Lampung: Tak Terlihat Karena Cuaca Mendung

28 Februari 2025 19:32 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pengamatan hilal Ramadhan 1446 Hijriah di Kompleks Stasiun Pengamat Bulan (OZT-ALTS) Taman Alat MKG Kampus Itera. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Pengamatan hilal Ramadhan 1446 Hijriah di Kompleks Stasiun Pengamat Bulan (OZT-ALTS) Taman Alat MKG Kampus Itera. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Lampung Selatan - Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) menggelar pengamatan hilal Ramadan 1446 Hijriah di Kompleks Stasiun Pengamat Bulan (OZT-ALTS) Taman Alat MKG Kampus Itera, Jumat (28/2). Hasil pengamatan, hilal 1446 Hijriah tidak terlihat karena kondisi cuaca yang mendung dan awan yang tebal. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Pengamatan Hilal Ramadan 1446 H OAIL, Annisa Novia Indra Putri kepada Lampung Geh. "Jadi hasil pengamatan hilal 1446 Hijriah, di MKG Itera tidak bisa berhasil dilihat karena kondisi cuacanya yang mendung, kemudian awannya tebal sekali," katanya.
ADVERTISEMENT
Ketua Tim Pengamatan Hilal Ramadan 1446 H OAIL, Annisa Novia Indra Putri. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Tim Pengamatan Hilal Ramadan 1446 H OAIL, Annisa Novia Indra Putri. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
Meski demikian, menurut Annisa, keputusan awal Ramadan 1446 Hijriah menunggu hasil sidang isbat. Annisa menambahkan, sebelumnya pada Jumat (28/2) sekitar pukul 14.00 WiB sempat terlihat sabit. Namun, hal itu tidak dapat digunakan dalam penentuan awal bulan Hijriah. "Sempat terlihat sekitar pukul 14.00 WIB. Jadi ada sabit tipis sekali, tapi tidak bisa digunakan dalam penentuan awal bulan Hijriah karena untuk hilal sendiri atau penentuan awal hijriah itu harus menunggu matahari terbenam terlebih dahulu," ungkapnya. Disisi lain, salah satu warga, Cindy mengatakan ini pengalaman pertama, sehingga dirinya antusias menyaksikan pengamatan hilal langsung di kampusnya. "Ini pertama kali ikut, pengalaman pertama, perasaannya kagum karena pertama kali ikut ini liat pengamatan hilal secara langsung biasanya hanya melihat dan televisi dan sosial media," pungkasnya. (Yul)
ADVERTISEMENT