Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pelaku Penganiayaan Kondektur Bus Saat Antre BBM di SPBU Lampung Diamankan

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peristiwa penganiayaan yang terjadi di salah satu Pom bensin di Rajabasa, Bandar Lampung. | Foto: Dok Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Peristiwa penganiayaan yang terjadi di salah satu Pom bensin di Rajabasa, Bandar Lampung. | Foto: Dok Istimewa

Lampung Geh, Bandar Lampung - Pelaku penganiayaan terhadap kondektur Damri di SPBU Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Bandar Lampung berhasil diamankan. Pelaku berinisial J (56) warga Desa Negara Ratu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah. Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari membenarkan pelaku telah diamankan. "Kami telah melakukan pengecekan langsung ke Polresta Bandar Lampung, dan benar bahwa peristiwa penganiayaan dengan senjata tajam ini terjadi. Pelaku sudah kami amankan dan saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut," katanya. Selain pelaku, Yuni melanjutkan, Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman video kejadian, sementara senjata tajam yang digunakan pelaku masih dalam proses pencarian. "Barang bukti berupa rekaman video kejadian sudah kami amankan. Sementara untuk senjata tajam yang digunakan, masih dalam daftar pencarian barang (DPB)," ujarnya. Yuni menjelaskan, saat ini pelaku telah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Bandar Lampung. "Saat ini pelaku menjalani pemeriksaan insentif di Polresta Bandar Lampung, penyidik akan terus mendalami motif dan kronologi kejadian secara detail," ungkapnya. Yuni menegaskan, Polda Lampung akan menangani kasus tersebut secara profesional dan transparan. "Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap tindak kejahatan, termasuk penganiayaan, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. Sebelumnya diberitakan, terlibat cekcok, seorang pria menjadi korban penusukan saat mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu pom bensin di Rajabasa, Bandar Lampung. Berdasarkan informasi yang diterima Lampung Geh, peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/2) sekitar pukul 16.30 WIB. Kejadian itu berawal pelaku diduga menyerobot antrean BBM dari Bus Damri yang sedang mengantre. Lalu pelaku diduga menyenggol Bus Damri tersebut, mobil pelaku lecet. Kemudian, pelaku turun dari kendaraannya dan memarahi pengemudi bus Damri. Keduanya pun terlibat cekcok, pelaku diduga melakukan pemukulan dan mengeluarkan senjata tajam serta menusuk korban. Akibatnya, sopir bus Damri mengalami memar sedangkan kondektur mengalami luka tusuk. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kedaton. (Yul/Ansa)