Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pembangunan Sport Center Senilai Rp4,7 Triliun Dilanjutkan, Target Tahun Ini

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peta rencana induk sport center Lampung | Foto : Dok. Bappeda Provinsi Lampung
zoom-in-whitePerbesar
Peta rencana induk sport center Lampung | Foto : Dok. Bappeda Provinsi Lampung

Lampung Geh, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan proyek pembangunan Lampung Sport Center (LSC) tetap dilanjutkan. Fasilitas olahraga terpadu senilai Rp4,7 triliun tersebut ditargetkan menjadi pusat kegiatan olahraga terbesar di provinsi itu. “Sport Center tentu pengembangannya akan tetap dilanjutkan, sebab itu merupakan fasilitas publik,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan Rabu (10/9). Menurutnya, progres pembangunan akan berlanjut tahun ini dengan dukungan dari pemerintah pusat. “Tahun ini dilanjutkan, kami sedang meminta dukungan dari pemerintah pusat. Dan kebetulan juga Gubernur Lampung memiliki hubungan baik dengan kementerian terkait sehingga ini tetap akan menjadi fokus pemerintah daerah,” katanya. Marindo menambahkan, saat ini Pemprov Lampung bersama PTPN VII dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tengah menuntaskan proses hibah lahan. “Pemerintah Provinsi Lampung bersama PTPN dan BPN sedang memastikan segala proses sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku sebelum pelaksanaan pembangunan Sport Center,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh

Proyek LSC berdiri di atas lahan seluas 170 hektare milik PTPN VII yang berlokasi di dekat Gerbang Tol Institut Teknologi Sumatera (Itera), Lampung Selatan. Pembangunan direncanakan berlangsung selama lima tahun, dimulai 2023 dan ditarget selesai 2028. Tahap awal akan dimulai dengan pembangunan stadion tertutup berkapasitas 10 ribu penonton. Stadion tersebut menjadi sarana utama dari total 12 fasilitas olahraga yang akan dibangun di kawasan LSC. Pembangunan LSC juga telah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui rekomendasi Nomor B-HK.02/9.1.39/MENPORA/IX/2022 tertanggal 1 September 2022 tentang pengalihfungsian Gelanggang Olahraga (GOR) Saburai. Selain itu, DPRD Provinsi Lampung juga telah memberikan dukungan melalui surat Ketua DPRD Nomor 160/1409/III.01/2020 mengenai rencana pembangunan Masjid Raya Provinsi Lampung. Diketahui sebelumnya, pada 2022, Pemprov Lampung mengalihfungsikan GOR Saburai menjadi Masjid Raya dan menggantikannya dengan LSC sebagai pusat olahraga baru, bersama PKOR Way Halim dan sport center di Lampung Selatan. (Cha/Ansa)