Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten Media Partner
Pemprov Lampung Jalin Kerja Sama dengan SUS Environment untuk Kelola Sampah TPA
24 Maret 2025 22:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan kerja sama dengan SUS Environment, untuk mengolah limbah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjungsari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dan TPA Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung.
ADVERTISEMENT
SUS Environment Co., Ltd, adalah perusahaan global di bidang teknologi insinerasi sampah. Rencana ini bertujuan mengatasi permasalahan sampah sekaligus menghasilkan energi ramah lingkungan.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menerima kunjungan jajaran pimpinan SUS Environment di Ruang Kerja Gubernur, Kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, pada Senin (24/3).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas penerapan teknologi pengolahan sampah yang mampu mengurangi volume limbah serta menghasilkan listrik bagi rumah tangga dan industri.
“Kami menyambut baik langkah ini sebagai upaya konkret dalam menyelesaikan permasalahan sampah di Lampung. Dengan kerja sama ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekaligus mendukung penyediaan energi yang berkelanjutan,” ujar Gubernur Mirza.
Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta, guna menciptakan solusi jangka panjang yang efektif.
ADVERTISEMENT
“Persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perlu sinergi antara Pemda dan mitra yang memiliki teknologi serta komitmen untuk menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Deputy Chief Representative Office SUS Environment, Nagwa Kamal menjelaskan, teknologi yang ditawarkan perusahaannya telah diterapkan di berbagai negara dan terbukti mampu mengolah sampah menjadi energi.
“Teknologi kami tidak hanya mengurangi volume sampah di TPA, tetapi juga mampu menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. Kami siap membantu Lampung dalam menerapkan solusi ini,” kata Nagwa Kamal.
SUS Environment dikenal sebagai salah satu dari tiga investor dan operator proyek waste-to-energy terbesar di dunia.
ADVERTISEMENT
Perusahaan ini berpengalaman dalam membangun kawasan industri rendah karbon berbasis pengolahan sampah menjadi energi.
Pemprov Lampung mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung implementasi teknologi ini agar pengelolaan sampah di daerah lebih efektif.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi atas meningkatnya jumlah sampah di wilayah Lampung serta memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat. (Cha/Put)