Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemprov Lampung Matangkan Rencana KEK Teluk Pandan, Fokus Investasi dan UMKM

Lampung Gehverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hutan mangrove Petengoran, salah satu destinasi wisata di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran,  | Foto : Dok. Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Hutan mangrove Petengoran, salah satu destinasi wisata di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, | Foto : Dok. Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Pesawaran mulai mematangkan rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teluk Pandan, yang akan difokuskan pada penguatan sektor pariwisata, peningkatan investasi, dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, yang digelar di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (24/6).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pengembangan KEK Teluk Pandan tidak boleh berhenti pada aspek perencanaan fisik semata, tetapi harus dirancang agar mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh

"Intinya, pengembangan KEK Teluk Pandan ini harus membawa manfaat yang luas, bukan hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga betul-betul meningkatkan pendapatan masyarakat," ujar Gubernur Mirza.

Ia menyampaikan, KEK harus dirancang sebagai ruang pertumbuhan baru yang memberi efek berantai terhadap aktivitas ekonomi di sekitarnya, termasuk dalam hal penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing UMKM.

“Kita ingin kehadiran KEK ini bisa memperkuat struktur ekonomi Lampung, mendorong arus investasi, menciptakan peluang kerja bagi masyarakat, serta membuka ruang yang lebih besar bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang,” katanya.

Rencana KEK Teluk Pandan mencakup kawasan seluas 1.000 hektare dengan sejumlah titik pengembangan strategis.

Beberapa lokasi yang akan masuk dalam master plan antara lain Block Queen Artha, Pantai Mutun, Pantai Ringgung, serta Pulau Mahitam.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyatakan, pihaknya telah melakukan inventarisasi aset dan lahan yang potensial untuk mendukung kawasan tersebut, serta siap bersinergi dalam hal perizinan, pengamanan kawasan, dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Pemkab Pesawaran sangat mendukung KEK Teluk Pandan ini, dan kami akan memastikan agar seluruh tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan. Kami juga akan libatkan masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton, tapi juga pelaku ekonomi," ujar Dendi.

Pengembangan KEK Teluk Pandan diproyeksikan menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Lampung dalam mendorong sektor pariwisata unggulan dan menjadikan kawasan Teluk Pandan sebagai destinasi investasi berbasis wisata bahari dan budaya.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan agar proposal KEK ini dapat segera difinalisasi dan diajukan ke Dewan Nasional KEK untuk proses penetapan dan pengesahan kawasan. (Cha/Put)