Pengamanan Malam Tahun Baru di Bandar Lampung Berlangsung Kondusif

Lampung Geh, Bandar Lampung - Malam pergantian tahun baru di tengah pandemi COVID-19 di pusat Bandar Lampung berlangsung kondusif tanpa kerumunan masa di tempat keramaian, Jumat (1/1).
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung melalui Juru Bicara Ahmad Nurizki Erwandi.
"Kita sudah tau, dan surat edaran sudah disampaikan jauh-jauh hari sebelumnya, bahwa tidak boleh ada kegiatan perayaan tahun baru di kota Bandar Lampung karena akan menyebabkan kerumunan. Hal ini berpotensi menjadi penyebab penyebaran COVID-19," ujarnya.
Sebelumnya melalui surat edaran Wai Kota Bandar Lampung diinstruksikan agar kafe, restoran, karaoke, mal dan tempat hiburan lainya, pukul 22.00 WiB harus sudah tutup.
"Dan bapak Wali Kota Bandar Lampung selaku ketua satgas bersama Forkopimda kota dan Provinsi telah melakukan tinjauan ke beberapa titik," katanya.
Sejumlah ruas jalan juga dilakukan penutupan bekerja sama dengan Satlantas Polresta Bandar Lampung. "Ada sekitar tujuh titik jalan yang kita tutup. Alhamdulillah berjalan lancar, meskipun cuacanya hujan deras namun personel tetap menjalankan tugasnya," terangnya
Dia mengatakan, Wali Kota Bandar Lampung Selaku ketua Satgas juga telah membuat SPT kepada seluruh Kepala OPD untuk turut memantau dan jadi pengawas di 20 kecamatan berkoordinasi dengan camat setempat, lurah, dan Linmas.
"Pemantauan dilakukan hingga ke kampung-kampung supaya tidak terjadi pelaksanaan perayaan tahun baru yang menyebabkan kerumunan," ucapnya.
Jika ada kerumunan, lanjut Nurizki, pastinya dibubarkan melalui tim Satgas dari tingkat kota hingga kelurahan. "Pemantauan ini akan kita lakukan hingga pukul 03.00 WIB dinihari. Jika didapati tempat hiburan yang masih tetap beroperasi hingga larut malam, pastinya akan kita tutup. Jika bandel akan ada tindakan kebih lanjut," tegasnya.
Menurut Nurizki, pengamanan malam pergantian tahun baru di Kota Bandar Lampung cukup kondisif. "Tidak ada kerumunan di tempat yang biasanya menjadi konsentrasi massa seperti di PKOR, Simpang Lungsir, Tugu Adipura, dan Taman Gajah. Semua sepi karena akses jalan juga kita tutup," pungkasnya. (*)
