Pengeroyokan Seniman Underpass Unila, Satu Orang Berhasil Diamankan

Lampung Geh, Bandar Lampung- Perlakuan tidak menyenangkan yang diterima oleh para pelukis Underpass Unila, Minggu dini hari (15/9), timbulkan satu korban luka bernama Andre, salah satu pelukis yang berada di lokasi pada saat kejadian, sementara satu orang pelaku berhasil diamankan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Kedaton, M. Daud, yang memaparkan kronologi kejadian.
"Kronologinya belum utuh, motifnya ada pengendara mobil yang menerobos, kemudian ditegur oleh para pelukis namun tidak terima, sehingga menimbulkan keributan kemudian berujung pengeroyokan," paparnya.
Ia juga menambahkan pihaknya telah mengamankan salah satu pelaku dari kejadian penyerangan di Underpass Unila.
"Kami sudah amankan satu orang berinisial TJ, nanti akan kita kembangkan lagi," tuturnya.
Sementara itu, ia menuturkan dalam kasus ini pihaknya bersedia mengamankan pembangunan yang ada di Kota Bandar Lampung.
"Setiap ada pembangunan siap untuk dikawal dan amankan, dan siap hadir untuk menangani keamanan sepanjang ada koordinasi," imbuhnya.
Sementara itu, untuk korban pengeroyokan bernama Andre setelah kejadian langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.
Berdasarkan keterangan pelaku yang saat ini telah diamankan Polsek Kedaton, berinisial TJ mengaku dirinya bersama 4 orang yang berada di dalam mobil, selepas dari kafe dan minum-minuman keras, sehingga dalam pengaruh minuman keras menerobos Underpass Unila yang saat ini sedang ditutup.
"Kita pulang dari kafe teman saya, yang menyetir sedang mabuk, terus nerobos jalan dan nyuruh singkirin alat, saya turun untuk nenangin," jelas TJ.
------
Laporan reporter Lampung Geh Rafika Restiningtias
Editor : Asa Nirwana
