Konten Media Partner

Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan di Pelabuhan Bakauheni, Truk Alami Rem Blong

24 September 2023 10:35 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kondisi truk muatan gabah/padi ringsek usai kecelakaan akibat rem blong di Pelabuhan Bakauheni. | Foto : Dok. KSKP Bakauheni
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi truk muatan gabah/padi ringsek usai kecelakaan akibat rem blong di Pelabuhan Bakauheni. | Foto : Dok. KSKP Bakauheni
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Lampung Selatan - KSKP Pelabuhan Bakauheni mengungkapkan kronologi terjadinya kecelakaan truk di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Sabtu (23/9) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ridho Rafika mengatakan, truk yang memuat 20 ton gabah/padi itu awalnya melintas dari arah Bandar Lampung hendak menuju ke Pelabuhan Bakauheni.
Saat tiba di Pelabuhan Bakauheni, kata Ridho, truk dengan nomor polisi BE 8170 FJ itu tiba-tiba mengalami rem blong.
"Rem truk tersebut tdak berfungsi atau rem blong," kata Kepala KSKP Bakauheni saat dikonfirmasi, Minggu (24/9) pagi.
Kondisi sepeda motor yang ikut tertabrak karena truk mengalami rem blong. | Foto : Dok. KSKP Bakauheni
Ridho menjelaskan, karena mengalami rem blong, truk tersebut akhirnya melaju kencang tak terkendali.
"Truk menabrak palang pintu tol gate 5 dan juga menabrak satu unit sepeda motor dan terus berjalan ke dermaga satu, kemudian menabrak pohon," jelasnya.
Ridho mengungkapkan, dalam kecelakaan ini, kernet truk bernama Anton meninggal dunia di lokasi kejadian karena tubuhnya terjepit di dalam mobil.
Truk yang alami rem blong berhenti setelah menabrak pohon. | Foto : Dok. KSKP Bakauheni
Sementara sang sopir bernama Raden Kemas Bahri (58) selamat dan langsung dievakuasi menuju puskesmas terdekat.
ADVERTISEMENT
"Sopir mengalami lecet bagian kaki dan tangan, robek bagian alis mata kanan," ujarnya.
Menurut Ridho, sopir dan kernet truk tersebut merupakan warga Lampung Timur yang hendak mengantarkan gabah/padi ke Serang, Banten.
"Kendaraan truk tersebut memuat padi sebanyak 20 ton dari Sidomulyo dan akan di kirim menuju Serang, Banten," tuturnya.
Di sisi lain, pasca kecelakaan tersebut, petugas langsung melakukan upaya evakuasi terhadap korban dan mengevakuasi kendaraan truk, petugas juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (Lih/Put)