Puluhan Korban Penipuan Masuk Kerja RS di Lampung Lapor ke Polisi

Lampung Geh, Bandar Lampung - Puluhan korban yang mengaku telah tertipu untuk masuk kerja melalui jalur khusus pada salah satu Rumah Sakit (RS) di Kota Bandar Lampung melapor ke Polresta Bandar Lampung.
Korban MY, warga Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung ini mengaku telah dijanjikan untuk bekerja di rumah sakit yang berada di Bandar Lampung.
"Saya adalah salah satu korban yang dijanjikan untuk bekerja di Rumah Sakit Urip Sumoharjo. Memang yang membawa saya ini gak langsung ke orang yang menerimanya, tetapi orang yang bisa disebut calo," katanya saat diwawancarai Lampung Geh di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (14/8).
MY mengaku dikenalkan oleh mantan petugas keamanan (security) salah satu institusi di Kota Bandar Lampung berinisial Z.
"Dari situ saya dibawa ke tempat Ibu YE (inisial), di situ Pak Z hanya memberitahu bahwa ibu ini yang menerima uang pemulus untuk bekerja di RS Urip Sumoharjo," kata dia.
Terus, sambung MY, tanya ke Ibu YE, 'Bu terus yang membawa berkas kita ke rumah sakit ini siapa?' soalnya Ibu YE bukan karyawan di RS itu. Katanya ada, itu petugas laboratorium atas nama DDP (inisial).
Merasa termakan bujuk rayu oknum itu, dirinya diminta untuk memberikan sejumlah uang sebagai jaminan agar diterima di RS tersebut.
"Yang saya tahu ternyata nominal dari setiap korban itu berbeda, kalau saya diminta Rp8,5 juta. Nominal itupun dari Pak Z, uang itu sudah secara tunai diserahkan ke Ibu YE di hadapan Pak Z, suami saya, dan bapak kandung saya," beber dia.
Setelah uang diserahkan, MY dijanjikan akan ditempatkan sebagai posisi perawat di RS tujuannya.
"Karena basic saya perawat, dia menjanjikan bahwa saya ini menggantikan perawat yang notabene mengundurkan diri di rumah sakit itu. Jadi saya menggantikan posisi itu," tandasnya.
Serupa juga yang diungkapkan, TY, warga Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung yang juga dijanjikan untuk masuk kerja di RS melalui jalur khusus.
"Saya ditawarkan untuk masuk di bagian gizi. Minta dana Rp3,5 juta, kalau saya tahunya dengan Ibu DDP. Dia pegawai di situ," ujar TY.
Dirinya menerangkan bahwa saat ini DDP masih bekerja di salah satu RS ternama di Bandar Lampung tersebut.
"Dia masih di Urip (RS), saya kenal dia dari tetangga rumah, dia ngejanjiin saya bisa masuk di RS Urip Sumoharjo," ucapnya.(*)
----
Laporan reporter Lampung Geh Obbie Fernando
Editor : Asa Nirwana
