Konten Media Partner

PWNU Lampung Ajak Umat Tingkatkan Kualitas Hidup Pasca-Ramadan

31 Maret 2025 7:45 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua PWNU Lampung, Puji Raharjo | Foto : Ist
zoom-in-whitePerbesar
Ketua PWNU Lampung, Puji Raharjo | Foto : Ist
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Puji Raharjo, menekankan pentingnya hikmah Ramadan sebagai sarana latihan fisik, mental, disiplin, serta menjaga integritas diri.
ADVERTISEMENT
Ia menyampaikan, ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter yang lebih baik.
“Kita sudah berpuasa selama 30 hari penuh, ini adalah latihan fisik dan mental. Selama satu bulan penuh, kita menahan diri dari hal-hal yang diperbolehkan oleh agama, seperti makan dan minum, untuk mencapai ketakwaan. Jika kita bisa menjaga jarak dari yang diperbolehkan, maka tentu kita akan lebih mampu menghindari yang dilarang,” ujar Puji saat di wawancara pada Minggu (30/3).
Selain itu, ia menyoroti pentingnya disiplin dalam menjalankan ibadah puasa. Mulai dari bangun sahur hingga berbuka, setiap tahapan puasa mengajarkan keteraturan dalam kehidupan sehari-hari.
“Misalnya, saat sahur menjelang azan subuh, biasanya kita sudah berhenti makan dan minum beberapa menit sebelumnya. Ini adalah bentuk disiplin. Jika kita tidak disiplin, kita mungkin akan tetap makan meski azan sudah berkumandang. Padahal, puasa adalah ibadah yang hanya diketahui oleh diri sendiri dan Allah,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Puji juga menegaskan, Ramadan merupakan momentum untuk melatih integritas. Puasa mengajarkan seseorang untuk tetap jujur, menjaga diri dari larangan, serta meningkatkan ibadah spiritual, seperti sholat malam.
“Bagaimana kita menjaga integritas diri, bagaimana kita melatih spiritualitas melalui sholat malam dan ibadah lainnya. Jika setelah Ramadan kita dapat menjalankan agama sesuai dengan ajarannya, maka segala sesuatunya akan membawa kebaikan bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap agar setelah menjalani ibadah Ramadan, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan memahami makna puasa dengan lebih mendalam setiap tahunnya.
“Semoga latihan selama Ramadan ini bisa meningkatkan kualitas diri kita satu tingkat lebih baik dari sebelumnya. Dan semoga kita bisa bertemu lagi di Ramadan selanjutnya dengan makna yang semakin kompleks dan mendalam,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Terakhir, Puji juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Nahdlatul Ulama (NU) dalam membangun kemaslahatan umat melalui berbagai program dan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (Cha)