Kumparan Logo
Konten Media Partner

Resort Pemerihan TNBBS Pesisir Barat, Lampung: Bisa Lihat Gajah Mandi

Lampung Gehverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses pemandian gajah di Resort Pemerihan TNBBS Pesisir Barat. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Proses pemandian gajah di Resort Pemerihan TNBBS Pesisir Barat. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Lampung Geh, Pesisir Barat - Resort Pemerihan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Pesisir Barat terdapat 5 gajah yang sudah terlatih.

Kelima gajah tersebut setiap paginya atau sekitar pukul 07.00 WIB selalu dimandikan oleh pawang di Sungai Batu Putih, Pesisir Barat.

Menariknya, aktivitas seperti memandikan gajah ini dapat disaksikan langsung oleh masyarakat. Bahkan, masyarakat juga dapat berfoto dengan gajah tersebut.

Proses pemandian gajah di Resort Pemerihan TNBBS Pesisir Barat. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Selain itu, proses memandikan gajah itu sendiri membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam. Setelah dimandikan, gajah tersebut dibawa ke padang rumput untuk mencari makan.

Kepala Resort Pemerihan, Supki mengatakan, kelima gajah tersebut berasal dari Way Kambas dan sudah terlatih sebelum dikirim ke TNBBS.

"Semuanya telah menjalani pelatihan di Way Kambas, setelah menjadi gajah latih, selanjutnya baru dikirim ke TNBBS," katanya.

Proses pemandian gajah di Resort Pemerihan TNBBS Pesisir Barat. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Supki menuturkan, adanya gajah-gajah tersebut berfungsi untuk mitigasi konflik antara gajah dengan masyarakat.

"Karena disini termasuk salah satu desa rawan konflik antara manusia dan gajah," ucapnya.

Proses pemandian gajah di Resort Pemerihan TNBBS Pesisir Barat. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh

Menurutnya, tempat memandikan gajah ini dapat dijadikan destinasi wisata baru di Kabupaten Pesisir Barat. Apalagi, antusias masyarakat juga cukup bagus di daerah tersebut.

"Antusias masyarakat sangat besar untuk itu, jadi kita berharap juga ini direalisasikan," pungkasnya. (*)