Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sejumlah Mahasiswa Terluka Pasca Aksi, Ini Kata Ketua Aliansi Lampung Memanggil

Lampung Gehverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi ribuan mahasiswa di Kantor DPRD Provinsi Lampung dalam menolak pengesahan RUU Cipta Kerja, Rabu (7/10) | Foto: Dimas Prasetyo/Lampung Geh
zoom-in-whitePerbesar
Aksi ribuan mahasiswa di Kantor DPRD Provinsi Lampung dalam menolak pengesahan RUU Cipta Kerja, Rabu (7/10) | Foto: Dimas Prasetyo/Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung - Aksi menyuarakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung berakhir ricuh, Rabu (7/10).

Beredar video dan foto di berbagai media sosial terkait adanya sejumlah mahasiswa yang mengalami luka pasca kericuhan aksi di halaman Gedung Kantor DPRD Provinsi Lampung.

Sementara itu, ketua Aliansi Lampung Memanggil, Irfan Fauzi yang juga merupakan Presiden Mahasiswa di Universitas Lampung menyebut masih melakukan tracking terhadap rekan-rekannya.

"Belum tahu, malam ini masih kita tracking kawan-kawan kita," ujarnya saat dihubungi Lampung Geh.

Pihaknya juga belum bisa memastikan jumlah mahasiswa yang dikabarkan terluka dan dirawat di rumah sakit.

"Sementara belum bisa, karena kita juga belum membuat inventarisasinya. Juga kawan-kawan yang ditangkap," katanya.

Sebelumnya diberitakan, aksi penolakan terhadap pengesahan UU Cipta Kerja oleh Aliansi Lampung Memanggil berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung. Aksi berakhir ricuh setelah masa aksi merasa geram karena Ketua DPRD yang diminta keluar menemui masa aksi tak kunjung datang. (*)