Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten Media Partner
Soal Isu Setoran Judi, Ws Danpuspomad Sebut Masih Fokus Soal Penembakan 3 Polisi
25 Maret 2025 18:50 WIB
·
waktu baca 3 menit
ADVERTISEMENT
Lampung Geh, Bandar Lampung - Ws Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Mayjend TNI Eka Wijaya Permana merespons terkait isu viral tentang setoran judi di kalangan aparat penegak hukum (APH).
ADVERTISEMENT
"Terkait uang setoran perjudian yang ramai di Medsos kami belum fokus ke arah itu karena kami akan fokus proses hukum ini (penembakan tiga polisi di Way Kanan)," kata Eka dalam konferensi pers update terbaru join investigasi TNI-Polri atas kasus penembakan tiga polisi di Way Kanan, Selasa (25/3).
Eka menekankan, saat ini Puspomad fokus penanganan kasus penembakan AKP Anumerta Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin), Aipda Anumerta Petrus Apriyanto (Bintara Polsek Negara Batin) dan Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta (Bintara Satreskrim Polres Way Kanan).
"Persoalan yg ramai medsos itu biarkan saja dulu, beri kami waktu untuk bekerja kami hanya fokus proses hukum yang kami tangani," sambungnya.
Sebelumnya, keterangan Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar viral karena menyebut adanya dugaan praktik perjudian tersebut telah berlangsung selama satu tahun dan melibatkan setoran kepada oknum di Polsek hingga Koramil.
ADVERTISEMENT
“Sudah satu tahun berlangsung, ada uang hasil judi yang diberikan ke Polsek dan Koramil. Pembagiannya saya tidak tahu, tapi ada yang menerima,” ujar Eko dalam konferensi pers di Palembang, Kamis (20/3/2025), di lansir dari Urban partner resmi kumparan.
Dugaan adanya setoran uang ini diperoleh dari keterangan dua saksi yang kini telah diamankan oleh Denpom, yakni Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah.
"Judi ada profit, ada penerima uang. Para saksi mengakui adanya setoran dari hasil sabung ayam," tegasnya.
Eko juga menegaskan bahwa pengakuan tersebut akan menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut oleh tim gabungan guna mengungkap siapa saja oknum yang terlibat.
"Siapa saja yang terlibat akan ditindak sesuai hukum. Ini bukan hal yang bisa ditutup-tutupi, semua harus diungkap," tambahhnya.
ADVERTISEMENT
Merespons hal tersebut, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika memilih bersikap terbuka dan siap menindak seluruh pihak jika memang terbukti ada yang menerima setoran dari aktivitas judi sabung ayam.
"Saya menanggapi bahwa ini kan asumsi, ya kalaupun ada kita tidak menutup diri untuk memproses itu. Bahkan, sebagai wujud keseriusan Polri terhadap hal ini, dari Bidpropam Polri, Irwasum Polri, semuanya sudah turun untuk melakukan pengecekan, lakukan pendalaman," katanya.
Selain itu, Kapolda menegaskan terlepas dari benar tidaknya tudingan setoran judi sabung ayam tersebut, tragedi gugurnya ketiga anggota Polisi merupakan masalah kemanusiaan yang perlu diselesaikan hingga tuntas.
"Kalau memang iya langsung ditindaklanjuti dan saya yakin dari TNI juga akan melakukan penindakan kalau memang benar," katanya, pada Sabtu (23/3). (Yul/Ansa)
ADVERTISEMENT